Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:57 WIB
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
Aktivitas warga di kawasan pemukiman kumuh kampung Grogol, Tanjung Selor, Jakarta, Sabtu (25/3/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
baca 10 detik
  • Pemerintah mendorong penataan kawasan kumuh melalui pengembangan ekonomi lokal, fokus pada wisata kuliner di Menteng Tenggulun.
  • Penataan ini meliputi perbaikan fisik, sanitasi, dan pengelolaan sampah, serta menciptakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
  • Konsep "Kampung Gotong Royong" ini direncanakan menjadi percontohan nasional untuk kawasan padat lainnya di Indonesia.

Suara.com - Pemerintah mulai mendorong konsep penataan kawasan kumuh dengan pendekatan ekonomi lokal. Salah satunya seperti pengembangan kampung menjadi pusat wisata kuliner seperti yang sedang disiapkan di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. 

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati, mengatakan penataan kawasan tidak lagi hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan sumber ekonomi baru bagi warga.

Menurutnya, kawasan Menteng Tenggulun dipilih karena memiliki potensi usaha makanan rumahan yang sudah tumbuh secara alami di tengah permukiman padat.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati (Kerudung Putih). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati (Kerudung Putih). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

"Jadi konsepnya adalah Kampung Gotong Royong. Gitu ya. Di sini juga masyarakat kita udah rutin bersama Pak RW/RT, kita juga kerja bakti gitu ya," ujar Sri Haryati di Menteng Tenggulun, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah ingin kawasan tersebut berkembang menjadi destinasi kuliner berbasis warga. Setiap usaha makanan akan dipetakan agar pengunjung mudah mengenali pilihan kuliner yang tersedia.

"Nantinya kita ada wisata kuliner pagi apa aja, nanti kita data, ada mapping-nya. Kalau mau makan bubur di mana, makan nasi uduk di mana, dan lain-lain, itu juga kita bikin gitu,” jelasnya.

Selain penguatan ekonomi warga, penataan juga mencakup renovasi rumah tidak layak huni, perbaikan sanitasi, penataan lorong, hingga pengelolaan sampah agar kawasan menjadi lebih rapi dan sehat.

Ia menyebut konsep ini akan dijadikan proyek percontohan untuk diterapkan di lokasi lain, baik di Jakarta maupun di kota-kota lain di Indonesia.

"Nanti ini akan jadi percontohan. Insyaallah juga di tempat-tempat lain kita akan terapkan seperti ini,” kata Sri Haryati.

baca juga

Pemerintah saat ini disebut tengah menyiapkan sejumlah titik lain yang memiliki karakter kawasan serupa untuk dikembangkan dengan pendekatan yang sama.

"Ya, jadi emang sementara ini kalau di Jakarta di Johar Baru ya, Johar Baru, Tanah Tinggi. Ini juga tim, ada tim juga yang sedang melakukan perencanaannya gitu ya," lanjutnya.

Ia menambahkan, konsep penataan kampung berbasis ekonomi lokal tersebut diharapkan mampu mengubah wajah kawasan padat sekaligus meningkatkan pendapatan warga tanpa harus memindahkan mereka dari lingkungan tempat tinggalnya.

"Pokoknya kita mau men-dress up ya, menyulap deh kawasan yang tadinya padat, kumuh, nanti menjadi kawasan yang menarik gitu ya, rapi, bersih, tertib, dan juga ada nilai ekonomi di dalamnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah

Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 17:51 WIB

Kemenkeu Ubah Kawasan Kumuh Surakarta Jadi Rumah Layak Huni, Gelontorkan Anggaran Rp 4,48 M

Kemenkeu Ubah Kawasan Kumuh Surakarta Jadi Rumah Layak Huni, Gelontorkan Anggaran Rp 4,48 M

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:32 WIB

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso

11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso

Sulsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:18 WIB

United Airlines Pusing Gara-Gara Kursi Mewah Boeing 737 MAX 10

United Airlines Pusing Gara-Gara Kursi Mewah Boeing 737 MAX 10

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:14 WIB

TVC XL Berani Tantang Market Leader, Sinyal Makin Kuat Jadi Alasan untuk Ganti Provider

TVC XL Berani Tantang Market Leader, Sinyal Makin Kuat Jadi Alasan untuk Ganti Provider

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna: Ketahui Contoh dan Perbedaannya

Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna: Ketahui Contoh dan Perbedaannya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Kualitas Udara Pelalawan, Pekanbaru hingga Siak di Level Tidak Sehat

Kualitas Udara Pelalawan, Pekanbaru hingga Siak di Level Tidak Sehat

Riau | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Bule Mesum di Halaman Rumah Warga Bali Ditangkap, Hendak Kabur ke Australia

Bule Mesum di Halaman Rumah Warga Bali Ditangkap, Hendak Kabur ke Australia

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×