Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 17:51 WIB
Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati (Kerudung Putih). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Program perbaikan rumah skema gentengisasi di Menteng Tenggulun menargetkan renovasi 52 rumah demi hunian sehat.
  • Penataan kawasan ini didanai CSR gotong royong sekitar Rp5 miliar, dimulai pasca Lebaran 2026.
  • Proyek melibatkan pemerintah, IAI, dan perbankan untuk mengintegrasikan hunian sehat serta penguatan UMKM warga.

Suara.com - Program perbaikan rumah melalui skema gentengisasi mulai dijalankan di kawasan padat penduduk Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Pemerintah menargetkan puluhan rumah warga direnovasi sekaligus menata kawasan agar lebih sehat dan memiliki nilai ekonomi melalui penguatan usaha mikro.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengatakan, penataan kawasan ini melibatkan banyak pihak mulai dari pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, sektor perbankan, hingga Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta.

Menurutnya, program ini menargetkan sedikitnya 52 rumah warga untuk direnovasi. Sebagian di antaranya merupakan rumah pelaku usaha mikro yang akan didorong agar lebih produktif.

"Insyaallah nanti ada 52 rumah yang direnovasi menjadi layak huni. Dari jumlah itu, 23 rumah milik pelaku UMKM yang rumahnya diperbaiki, dan 10 UMKM lain juga akan kami bina untuk pembiayaan. Semua pembiayaan renovasi rumah dan penataan lorong dilakukan melalui dana CSR secara gotong royong," ujar Sri Haryati di Menteng Tenggulun, Jakarra, Selasa (24/2/2026).

Ilustrasi renovasi rumah desa dalam rangka program 3 juta rumah.
Ilustrasi renovasi rumah desa dalam rangka program 3 juta rumah.

Ia menjelaskan, penataan tidak hanya menyasar bangunan rumah, tetapi juga mencakup lorong kawasan serta pengembangan aktivitas ekonomi warga.

Kawasan ini direncanakan menjadi model Kampung Gotong Royong dengan konsep hunian sehat yang terintegrasi dengan penguatan UMKM.

Selama ini Menteng Tenggulun dikenal sebagai wilayah padat di tengah kawasan elite Menteng. Pemerintah ingin kawasan tersebut tidak hanya tertata secara fisik, tetapi juga mampu tumbuh sebagai pusat kegiatan ekonomi berbasis warga.

Pendampingan usaha juga disiapkan melalui keterlibatan kelompok profesional perempuan di sektor perbankan atau Ladies Banker. Mereka akan membantu pelaku usaha dalam aspek literasi keuangan, pengelolaan usaha, hingga pengembangan produk.

Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut akan ikut menata jalur usaha dan koridor lingkungan agar lebih rapi, bersih, dan menarik bagi pengunjung.

Sementara itu, Sri Haryati menyebut kebutuhan anggaran program masih dihitung, dengan estimasi awal sekitar Rp5 miliar yang berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan. Pekerjaan fisik direncanakan dimulai setelah Lebaran 2026 dengan target penyelesaian bertahap pada pertengahan tahun.

"Konsepnya tidak hanya memperbaiki rumah, tapi juga membangun semangat gotong royong antarwarga, pemerintah, dan dunia usaha. Kami ingin Menteng Tenggulun menjadi contoh bagaimana kawasan padat bisa bertransformasi menjadi lingkungan yang sehat, tertib, dan berdaya ekonomi," ucap Sri Haryati.

Mebambahkan, Ketua IAI Jakarta, Teguh Aryanto mengatakan, perbaikan rumah difokuskan pada standar kesehatan hunian. Ia menyebut aspek sanitasi hingga atap menjadi perhatian utama dalam renovasi.

"Kami memperbaiki dari aspek sanitasi, pencahayaan, dan atap rumah. Program Gentengisasi ini mengikuti arahan Bapak Presiden agar masyarakat tidak lagi menggunakan atap seng, melainkan genteng yang lebih layak dan tahan lama," ujar Teguh.

Ia menambahkan, lebih dari 50 arsitek IAI Jakarta terlibat dalam program tersebut secara sukarela. Mereka membantu penyusunan desain rumah, tata kawasan, hingga estetika lorong agar lingkungan menjadi lebih tertata dan memiliki daya tarik ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan

Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 21:16 WIB

Persiapan Gentengisasi, Menteri PKP Bakal Temui Pengusaha Genteng di Majalengka

Persiapan Gentengisasi, Menteri PKP Bakal Temui Pengusaha Genteng di Majalengka

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:22 WIB

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 19:33 WIB

Terkini

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB