Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:24 WIB
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Koperasi dan Kementerian Desa (Kemendes PDT) mulai mengambil langkah ekstrem dengan melarang ekspansi Alfamart dan Indomaret di wilayah pedesaan. Desain Rochmat Hariyadi/Suara.com
baca 10 detik
  • Menteri Koperasi menanggapi usulan pembatasan dominasi Alfamart dan Indomaret terkait perlindungan usaha kecil.
  • Wacana pembatasan diajukan Menteri Desa Yandri Susanto untuk mencegah minimarket mematikan ekonomi pedesaan.
  • Menteri Koperasi menyatakan Koperasi Desa dapat tetap bekerja sama dengan ritel swasta untuk produk tertentu.

Suara.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menanggapi usulan pembatasan dominasi minimarket Alfamart dan Indomaret. Wacana tersebut muncul guna mencegah ekspansi ritel modern mematikan usaha kecil dan koperasi di pelosok dusun.

Ferry menjelaskan bahwa persoalan tersebut sebenarnya bergantung pada pengaturan regulasi di masing-masing daerah. 

"Sebenarnya gini, itu kan tinggal pengaturan regulasinya di masing-masing daerah," ujar Ferry saat ditemui wartawan di Jakarta pada Selasa (24/2/2026). 

Namun demikian, Ferry mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Indomaret dan Alfamart. Dia menyebut  bahwa Koperasi Desa Merah Putih tetap dapat bekerja sama dengan pihak swasta.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Menteri Koperasi Ferry Juliantono. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Bahwa sebenarnya Kooperasi Desa ini bisa tetap bekerja sama dengan siapapun, karena kan tidak semua produk-produk itu bisa diproduksi oleh UMKM lokal," kata Ferry. 

"Tapi ada juga yang tidak bisa diproduksi oleh pelaku UMKM lokal itu, tentu kita akan bisa bekerja sama dari produksi barang-barang yang sudah diproduksi oleh teman-teman dari swasta," sambungnya. 

Usulan pembatasan dominasi Alfamart dan Indomaret disampaikan  Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto. 

Dalam forum resmi bersama Komisi V DPR RI, Yandri secara eksplisit menyuarakan agar dominasi Indomaret dan Alfamart mulai dibatasi, terutama jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah berfungsi secara optimal. 

Yandri menilai bahwa kehadiran minimarket yang merambah hingga ke pelosok dusun berpotensi mematikan inisiatif ekonomi mandiri di tingkat pedesaan. Dia juga menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil agar kompetisi di lapangan berlangsung adil.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih

Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 18:05 WIB

Saham Indomaret dan Alfamart Ambrol Usai Menteri Mau Stop Ekspansi Demi Kopdes

Saham Indomaret dan Alfamart Ambrol Usai Menteri Mau Stop Ekspansi Demi Kopdes

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:13 WIB

Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?

Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

×