Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB
Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (29/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah 0,15% ke Rp18.184 per dolar AS pada Rabu.
  • Sentimen FOMC The Fed dan arus modal asing keluar menekan rupiah.
  • Analis memperkirakan rupiah masih tertekan menjelang rilis data ekonomi AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah belum mampu keluar dari tekanan. Mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (28/10/2026), di tengah penantian keputusan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) dan berlanjutnya arus modal asing keluar dari pasar keuangan domestik.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp18.184 per dolar AS. Posisi ini melemah 28 poin atau 0,15% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.156 per dolar AS.

Pelemahan tersebut memperlihatkan bahwa tekanan terhadap rupiah belum mereda. Kombinasi ketidakpastian kebijakan moneter AS, penguatan dolar, dan aksi jual investor asing menjadi tantangan bagi mata uang Garuda.

Rupiah menyentuh Rp18.120/US$, mendekati rekor terlemah Rp18.279. Foto Trading View.
Rupiah menyentuh Rp18.120/US$, mendekati rekor terlemah Rp18.279. Foto Trading View.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah tertekan oleh sentimen risk-off menjelang keputusan The Fed dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu waktu AS.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off dan net sell asing yang berkelanjutan. Indeks dolar AS yang masih terus naik menjelang FOMC juga ikut menekan rupiah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Sentimen risk-off mencerminkan kecenderungan investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman. Dalam kondisi tersebut, dolar AS berpotensi mendapat dukungan, sementara mata uang negara berkembang menghadapi tekanan.

Lukman memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut pada perdagangan berikutnya. Pasalnya, pelaku pasar juga menanti sejumlah data ekonomi penting dari AS, termasuk inflasi dan pertumbuhan ekonomi, yang dapat memengaruhi ekspektasi arah kebijakan moneter The Fed.

"Rupiah diperkirakan masih akan tertekan besok oleh antisipasi rilis data ekonomi penting yaitu inflasi dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat," jelasnya.

Keputusan The Fed menjadi perhatian karena arah suku bunga AS memengaruhi daya tarik relatif aset berbasis dolar dibandingkan aset di negara berkembang. Jika ekspektasi pasar mengarah pada kebijakan moneter AS yang lebih ketat daripada perkiraan sebelumnya, tekanan terhadap mata uang negara berkembang dapat meningkat.

baca juga

Di sisi lain, arus modal asing yang keluar dari pasar domestik turut memperberat sentimen terhadap rupiah. Penjualan aset oleh investor asing dapat meningkatkan permintaan valuta asing, meskipun besarnya dampak terhadap kurs bergantung pada transaksi dan kondisi pasar secara keseluruhan.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang beragam terhadap dolar AS. Won Korea Selatan mencatat pelemahan terdalam sebesar 0,79%.

Rupee India dan dolar Singapura masing-masing melemah 0,08%, sedangkan baht Thailand turun 0,03%. Yuan China terkoreksi 0,003% dan dolar Hong Kong melemah 0,001%.

Namun, sejumlah mata uang Asia justru berhasil menguat. Ringgit Malaysia naik 0,26%, peso Filipina menguat 0,24%, dolar Taiwan naik 0,19%, dan yen Jepang menguat 0,09% terhadap dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Asing Kabur dari Big Bank RI, Saham BMRI Paling Banyak Dilepas!

Asing Kabur dari Big Bank RI, Saham BMRI Paling Banyak Dilepas!

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:22 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Terkini

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

×