- Anthropic memperbarui asisten AI Claude agar terintegrasi langsung ke Excel dan PowerPoint sejak Selasa (24/2/2026).
- Claude kini memiliki plugin spesifik untuk berbagai profesi, meliputi keuangan, sumber daya manusia, dan operasional desain.
- Inovasi cepat Anthropic menyebabkan saham perusahaan perangkat lunak konvensional seperti Thomson Reuters mengalami penurunan signifikan.
Bahkan, sektor keamanan siber turut tertekan setelah Claude meluncurkan fitur scanning kode yang mampu mendeteksi celah keamanan dan memberikan rekomendasi perbaikan secara mandiri.
Anthropic bersaing ketat dengan OpenAI yang baru saja merilis platform "Frontier". Namun, Anthropic membantah bahwa tujuan mereka adalah menggantikan produk perangkat lunak perusahaan yang sudah ada.
Scott White, Head of Product Enterprise Anthropic, menegaskan bahwa Claude bersifat komplementer atau melengkapi alat yang sudah ada.
"Kami memandang diri kami sebagai platform, bukan produk yang mencoba menguasai setiap alur kerja," jelas White.
Meski demikian, kekhawatiran akan terjadinya PHK massal akibat efisiensi AI tetap menghantui pasar. Menanggapi hal ini, analis teknologi dari eMarketer, Jacob Bourne, menilai bahwa kekhawatiran pasar mungkin terlalu berlebihan, namun tetap menjadi alarm bagi penyedia perangkat lunak lama.
"Penyedia software konvensional harus terus berevolusi jika tidak ingin tertinggal," ujarnya, dikutip via CNN.