Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 27 Februari 2026 | 21:32 WIB
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
Proyek Percontohan "Gentengisasi" Prabowo Disorot, Kontraktor Justru Jujur: Kita Pakai Spandek. Foto Fakhri-Suara.com
  • Menteri PKP mulai bedah 82 rumah di Menteng Tenggulun dengan kebijakan wajib pakai genteng.
  • Proyek kolaborasi lintas sektor ini akan menyulap pemukiman padat menjadi sentra kuliner UMKM.
  • Kontraktor akui rumah yang rampung masih pakai spandek, menunggu arahan lanjut dari donatur.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, tancap gas memulai proyek percontohan bedah rumah di kawasan padat penduduk Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Proyek ini bukan sekadar renovasi biasa, melainkan menjadi panggung perdana kebijakan "gentengisasi" atau penggantian atap rumah warga menjadi genteng.

Dalam kunjungannya pada Jumat (27/2/2026), menteri yang akrab disapa Ara ini menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah kawasan kumuh menjadi lebih layak huni. Ia menggandeng berbagai pihak, mulai dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yayasan sosial, sektor swasta, hingga TNI Angkatan Laut (AL).

"Kita usahakan semuanya pakai genteng ya. Jelas ya? Pakai genteng," tegas Ara saat menginstruksikan jajaran Dirjen Perumahan dan pengawas proyek di lokasi.

Proyek Percontohan "Gentengisasi" Prabowo Disorot, Kontraktor Justru Jujur: Kita Pakai Spandek. Foto Fakhri-Suara.com
Proyek Percontohan "Gentengisasi" Prabowo Disorot, Kontraktor Justru Jujur: Kita Pakai Spandek. Foto Fakhri-Suara.com

Targetnya, sebanyak 82 rumah di kawasan tersebut akan direnovasi. Tak hanya urusan atap, Menteng Tenggulun diproyeksikan bertransformasi menjadi sentra kuliner bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus menata kawasan pemukiman padat di jantung ibu kota.

Meski instruksi "gentengisasi" menggema kuat, fakta di lapangan menunjukkan tantangan tersendiri. Berdasarkan pantauan, dua rumah yang telah rampung direnovasi justru belum menggunakan genteng, melainkan atap berbahan spandek.

Hanif, kontraktor yang menangani proyek tersebut, mengaku sejauh ini pihaknya memang memasang spandek sesuai arahan awal sejak dua bulan lalu.

"Bukan (genteng), ini spandek. Kitanya tuh ditanya pakai apa? Pakai spandek. Tapi nanti kemauan donaturnya seperti apa, kita ikutin," ujar Hanif.

Tantangan koordinasi ini menjadi catatan penting di tengah ambisi besar Kementerian PKP. Kini, publik menanti apakah 80 rumah tersisa benar-benar akan "berselimut" genteng sesuai titah Sang Menteri, ataukah kendala teknis dan keinginan donatur akan mengubah arah kebijakan di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump

Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:06 WIB

Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan

Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:04 WIB

Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan, Ini Oleh-oleh yang Dibawa Prabowo

Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan, Ini Oleh-oleh yang Dibawa Prabowo

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB