Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri

M Nurhadi

Senin, 02 Maret 2026 | 07:36 WIB
Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri
Ilustarsi IHSG BEI [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG diprediksi bergerak variatif pekan ini dengan support 8.031 akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah memicu penguatan Dolar AS.
  • Krisis global berpotensi menaikkan harga komoditas, namun inflasi dan pelemahan Rupiah menjadi risiko jika harga energi terlalu tinggi.
  • Kebijakan tarif impor AS pada panel surya dan peringatan S&P mengenai beban fiskal Indonesia meningkatkan kewaspadaan investor.

Suara.com - Pasar modal Indonesia diprediksi bergejolak hari ini, seiring tekanan geopolitik dan pasar dunia imbas memanasnya timur tengah.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi, memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal bergerak variatif (volatile) dengan kecenderungan konsolidasi.

"Untuk pekan ini, IHSG berpotensi fluktuatif dengan titik support di level 8.031 dan hambatan resistance di posisi 8.437," jelas Imam dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Faktor utama yang membayangi pasar adalah memanasnya konfrontasi militer antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Ketegangan ini memberikan tekanan luar biasa pada Selat Hormuz, jalur nadi yang mengalirkan sekitar 20-25% pasokan minyak mentah dan LNG dunia setiap harinya.

Imam menyoroti beberapa dampak sistemik dari krisis ini:

  • Penguatan Dolar AS: Ketidakpastian global memicu investor memindahkan dana ke aset aman (safe haven), yang berisiko menekan arus modal keluar dari pasar negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia.
  • Lonjakan Komoditas: Sisi positifnya, kenaikan harga minyak dan batu bara global dapat menjadi katalis bagi emiten sektor energi dan pertambangan di bursa domestik sebagai instrumen lindung nilai (hedging).
  • Risiko Inflasi & Kurs: Jika harga energi melambung terlalu tinggi dalam waktu lama, beban impor migas akan membengkak, yang pada gilirannya menekan nilai tukar Rupiah dan stabilitas makroekonomi.

Dunia usaha juga sedang mencermati dinamika kebijakan perdagangan di Amerika Serikat.

Setelah Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian besar tarif impor global era Donald Trump, sang presiden merespons dengan rencana menaikkan tarif impor global menjadi 15%.

Kabar buruk bagi industri hijau Indonesia datang dari Departemen Perdagangan AS yang menetapkan bea masuk anti-subsidi untuk panel surya asal Indonesia dengan tarif fantastis antara 86% hingga 143,3%.

Kebijakan ini diprediksi akan memukul ekspor sektor energi terbarukan nasional ke pasar Amerika.

Dari dalam negeri, kewaspadaan investor meningkat setelah lembaga pemeringkat S&P Global Ratings memberikan peringatan mengenai beban fiskal Indonesia.

Rasio pembayaran bunga utang terhadap pendapatan negara diperkirakan telah menyentuh atau bertahan di atas level kritis 15%.

"Peringatan ini menjadi sinyal bagi pasar akan potensi penurunan peringkat kredit (downgrade) di masa depan jika rasio tersebut tidak segera membaik, meskipun saat ini outlook Indonesia masih di level stabil," tambah Imam.

Memasuki awal Maret, investor disarankan memantau rilis sejumlah data ekonomi krusial yang akan menentukan arah pasar ke depan:

Domestik: PMI Manufaktur (Februari), Neraca Perdagangan (Januari), Inflasi (Februari), dan posisi Cadangan Devisa.

Global: PMI Manufaktur & Jasa AS (ISM), PMI NBS China, serta data ketenagakerjaan AS (Non-farm Payrolls dan tingkat pengangguran).

Pergerakan IHSG dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada apakah lonjakan harga energi tetap suportif bagi emiten komoditas atau justru berubah menjadi guncangan inflasi yang merusak stabilitas ekonomi nasional.

DISCLAIMER:
Analisis pasar modal ini bersifat informatif dan merujuk pada proyeksi analis PT Indo Premier Sekuritas per Maret 2026. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga dan kerugian modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:15 WIB

IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik

IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:13 WIB

Bukan Sekadar Menyesal: Langkah Mengejutkan Indonesia untuk Mendinginkan Konflik AS - Iran

Bukan Sekadar Menyesal: Langkah Mengejutkan Indonesia untuk Mendinginkan Konflik AS - Iran

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:30 WIB

Momen Haru Penyiar TV Iran Pecah Tangis Umumkan Kematian Ali Khamenei

Momen Haru Penyiar TV Iran Pecah Tangis Umumkan Kematian Ali Khamenei

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 18:20 WIB

Apakah Indonesia Aman dari Perang Dunia Ke-3? Persiapkan Diri, Situasi Global Makin Memanas

Apakah Indonesia Aman dari Perang Dunia Ke-3? Persiapkan Diri, Situasi Global Makin Memanas

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54 WIB

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Minggu, 01 Maret 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB