Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 02 Maret 2026 | 09:36 WIB
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
Ilustrasi perang - Perang AS-Israel vs Iran. (Gemini)
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.830 akibat eskalasi perang di Timur Tengah.
  • Mayoritas mata uang Asia ambruk; Won Korea catat pelemahan terdalam 0,80%.
  • BI diprediksi intervensi pasar untuk jaga rupiah di rentang Rp16.750-Rp16.900.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan taring yang tumpul pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, Senin (2/3/2026), mata uang Garuda dibuka di level Rp16.830 per dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,26 persen dibandingkan penutupan hari Jumat (27/2/2026) yang berada di posisi Rp16.787 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) mematok posisi di Rp16.779 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah menjadi biang kerok utama ambruknya nilai tukar. Investor cenderung menarik diri dari aset berisiko dan beralih ke aset aman (safe haven).

"Rupiah diperkirakan akan melemah dan bergerak volatile terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off dari eskalasi perang di Timur Tengah," ujar Lukman kepada media.

Meski tekanan cukup kuat, Lukman memprediksi pelemahan ini tidak akan berlangsung lama. Bank Indonesia (BI) diyakini tidak akan tinggal diam melihat mata uang Garuda terus ditekan sentimen global.

"BI diperkirakan akan melakukan intervensi di pasar untuk menjaga volatilitas. Prediksi pergerakan hari ini berada di rentang Rp16.750 hingga Rp16.900," tambahnya.

Rupiah tidak sendirian. Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau "merah" dihantam keperkasaan Greenback:

  • Won Korea: Melemah terdalam (0,80%)
  • Peso Filipina: Anjlok 0,60%
  • Baht Thailand: Turun 0,46%
  • Ringgit Malaysia: Terdepresiasi 0,29%
  • Dolar Hong Kong menguat tipis 0,01%.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terus merangkak naik ke level 97,83, menunjukkan dominasi dolar yang kian kokoh di pasar global.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya

Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:40 WIB

Kapolri: Stabilitas Keamanan Kunci Jaga Ekonomi di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran!

Kapolri: Stabilitas Keamanan Kunci Jaga Ekonomi di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran!

News | Senin, 02 Maret 2026 | 08:39 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram

Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:38 WIB

Terkini

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:00 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

×