Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 02 Maret 2026 | 15:18 WIB
Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto. Foto Yaumal-Suara.com
  • Perang AS-Iran pecah, harga minyak dunia meroket 13% pada perdagangan Senin (2/3/2026).
  • DEN sebut sepekan ke depan jadi penentu stabilitas harga energi dan ketidakpastian pasar.
  • RI mitigasi dampak lewat swasembada energi dan biodiesel untuk kurangi ketergantungan impor.

Suara.com - Eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memicu guncangan hebat di pasar energi global. Harga minyak dunia tercatat melambung tinggi hingga 13 persen pada pembukaan perdagangan Senin (2/3/2026), sesaat setelah kabar pecahnya perang tersiar.

Menanggapi gejolak ini, Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto, menyebut bahwa tingkat ketidakpastian pasar saat ini berada pada level yang sangat tinggi. Ia menekankan bahwa dinamika konflik dalam sepekan ke depan akan menjadi faktor penentu arah harga energi ke depan.

"Kalau menurut saya uncertainty-nya masih cukup tinggi ya. Kita harus lihat dalam beberapa minggu ke depan, terutama seminggu ke depan ini. Jadi kalau ini bisa selesai cepat ya mungkin naiknya enggak akan tinggi lagi," ujar Seto saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Seto memperingatkan, jika ketegangan antara Washington dan Teheran berlarut-larut, dampak sistemik terhadap volatilitas harga energi global tidak akan terhindarkan. Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi negara-negara pengimpor minyak (net importer).

"Kalau ini berlarut-larut, itu yang dikhawatirkan. Kondisinya bisa lebih uncertain dan volatilitas harga energinya bisa lebih tinggi. Transmisinya akan memengaruhi banyak negara," jelasnya.

Meski demikian, Seto menegaskan bahwa Indonesia tidak tinggal diam. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui program swasembada.

"Strategi Bapak Presiden dari awal kan kita sudah coba untuk mengurangi dependensi terhadap impor. Salah satunya lewat kebijakan biodiesel. Saya kira itu sudah satu langkah mitigasi untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak (fosil)," pungkas Seto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia: Iran Cuma Rp500 Perak, Pertamina Malah Naik

10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia: Iran Cuma Rp500 Perak, Pertamina Malah Naik

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 13:50 WIB

Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Naik Semua per 1 Maret 2026

Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Naik Semua per 1 Maret 2026

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:22 WIB

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 10:56 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB