Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

IHSG Jeblok 4,57%, Apa yang Bikin Pasar Panik?

Achmad Fauzi

Rabu, 04 Maret 2026 | 17:19 WIB
IHSG Jeblok 4,57%, Apa yang Bikin Pasar Panik?
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG ditutup melemah 4,57  persen ke 7.577,06 pada Rabu, 4 Maret 2026, dipicu perang Timur Tengah dan revisi outlook Fitch Ratings.
  • Pelemahan IHSG diikuti depresiasi Rupiah menjadi Rp16.892 per dolar AS, sejalan kenaikan proyeksi harga minyak mentah.
  • Secara teknikal, indikator MACD melebar negatif dan Stochastic RSI mendekati oversold; saham yang bergerak negatif lebih banyak.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026. IHSG merosot 4,57 persen atau turun ke level 7.577,06.

Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut, tekanan terhadap IHSG terjadi seiring mayoritas indeks bursa Asia yang juga berada di zona merah. Sentimen negatif datang dari meningkatnya intensitas perang di Timur Tengah yang membuat investor global cenderung menghindari aset berisiko.

Selain faktor geopolitik, pasar turut merespons keputusan Fitch Ratings yang merevisi outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski peringkat kredit tetap di level BBB.

Revisi tersebut mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan serta kekhawatiran terhadap konsistensi dan kredibilitas bauran kebijakan di tengah pengambilan keputusan yang semakin terpusat.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sejalan dengan tekanan di pasar saham, nilai tukar rupiah juga ditutup melemah di level Rp 16.892 per dolar AS pada Rabu (4/3).

Kekhawatiran pasar terhadap dampak perang berkepanjangan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global masih berlanjut. Harga komoditas energi terus menguat, memicu potensi kenaikan inflasi.

Bahkan, Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga minyak mentah dengan alasan adanya potensi gangguan signifikan terhadap suplai dari Timur Tengah serta ekspektasi penurunan persediaan akibat penutupan Selat Hormuz.

Sementara itu, harga emas kembali menguat pada perdagangan Asia (4/3) setelah sebelumnya sempat tertekan oleh penguatan dolar AS. Investor kembali memperhitungkan emas sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya konflik AS-Iran dan penguatan tajam dolar.

Secara teknikal, Phintraco mencatat pelebaran histogram negatif pada indikator MACD dan pelemahan Stochastic RSI yang mendekati area oversold. IHSG bahkan sempat turun hingga level 7.486, mendekati 7.481 yang sempat disentuh pada akhir Januari 2026.

Jika IHSG mampu bertahan di atas area 7.481, terdapat peluang terbentuknya pola double bottom yang bisa membuka ruang rebound. Namun jika tekanan berlanjut, indeks diperkirakan menguji support berikutnya di kisaran 7.350–7.400.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 50,439 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,64 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,24 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 61 saham bergerak naik, sedangkan 767 saham mengalami penurunan, dan 130 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, IFSH, SOTS, ITMA, GRPM, EURO, POLU, BRRC, SGRO, KUAS, LMAX, SULI.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ENZO, DPUM, ELPI, CITY, MMLP, ART, INDO, MSIN, FILM, MPOW.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800

Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:42 WIB

3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini

3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:35 WIB

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:52 WIB

Terkini

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:05 WIB

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:37 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:54 WIB

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:34 WIB

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah

Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:22 WIB

Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ

Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:17 WIB

Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan

Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:15 WIB