Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:45 WIB
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
Gambar 3D design rencana tipologi Sekolah Rakyat (SR) Buton Tengah. (Dok: Brantas Abipraya)
baca 10 detik
  • Ketujuh proyek tersebut bagian dari target nasional pembangunan 200 unit Sekolah Rakyat secara bertahap (jenjang SMP, SMA, dan Sekolah Rakyat Terintegrasi).
  • Progres konstruksi berjalan sesuai tahapan, dengan fokus pada mutu, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja.
  • Target penyelesaian proyek pada Juni 2026 dan siap digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

Suara.com - Pemerintah terus mempercepat realisasi program Sekolah Rakyat sebagai salah satu instrumen strategis pengentasan kemiskinan ekstrem. Di tujuh wilayah Indonesia, pembangunan fasilitas pendidikan tersebut kini memasuki tahap progres konstruksi dengan PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai salah satu pelaksana utama.

Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Pendidikan ditempatkan sebagai fondasi intervensi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Brantas Abipraya terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Barat (dua lokasi), Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Ketujuh titik tersebut merupakan bagian dari target nasional sebanyak 200 unit Sekolah Rakyat yang dibangun secara bertahap dengan jenjang SMP, SMA, dan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

“Peran Brantas Abipraya bukan hanya membangun fisik gedung, tetapi memastikan infrastruktur dasar, aksesibilitas, dan kualitas konstruksi mendukung keberlanjutan operasional sekolah dalam jangka panjang,” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Sebagai BUMN konstruksi yang berpengalaman dalam proyek-proyek infrastruktur strategis nasional, Brantas Abipraya menerapkan standar mutu, ketepatan waktu, serta keselamatan kerja dalam setiap tahapan pembangunan. Perusahaan juga memastikan dukungan konektivitas kawasan agar mobilitas siswa, tenaga pendidik, dan distribusi logistik dapat berjalan optimal.

Gambar 3D desain rencana tipologi Sekolah Rakyat (SR) Buton Tengah1. (Dok: Brantas Abipraya)
Gambar 3D desain rencana tipologi Sekolah Rakyat (SR) Buton Tengah1. (Dok: Brantas Abipraya)

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. Pada kesempatan yang berbeda, Dody menjelaskan bahwa melalu Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menuju kemiskinan 0% karena upaya yang paling efektif dan efisien mengurangi kemiskinan melalui pendidikan.

Ditambahkan Dian, secara desain Sekolah Rakyat mengusung konsep asrama terpadu dengan fasilitas yang seragam di seluruh Indonesia. Fasilitas tersebut mencakup gedung SD, SMP, dan SMA; rumah susun guru putra dan putri; asrama siswa; masjid; gedung serbaguna; kantin; hingga sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan basket. Model ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi, inklusif, dan mendukung pembinaan karakter.

“Progres pembangunan berjalan sesuai tahapan yang direncanakan. Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan kualitas terbaik agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambah Dian.

Saat ini, tahap penyempurnaan bangunan dan fasilitas pendukung terus dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Pemerintah bersama Brantas Abipraya menargetkan penyelesaian proyek pada Juni 2026, sehingga dapat digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

baca juga

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi katalis pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini menjadi bagian dari arsitektur besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia di mana infrastruktur pendidikan diposisikan sebagai instrumen mobilitas sosial dan penguatan daya saing bangsa.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riwayat Pendidikan Ruce Nuenda, Ternyata Lulusan Sarjana di Kampus Ini

Riwayat Pendidikan Ruce Nuenda, Ternyata Lulusan Sarjana di Kampus Ini

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:48 WIB

Cuma 6 Persen Sekolah Bisnis Dunia Kantongi  Sertifikasi AACSB, Kini Ada Satu dari Indonesia

Cuma 6 Persen Sekolah Bisnis Dunia Kantongi Sertifikasi AACSB, Kini Ada Satu dari Indonesia

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:16 WIB

Ketika Dana Pendidikan Melimpah, Mengapa UKT Tetap Mahal?

Ketika Dana Pendidikan Melimpah, Mengapa UKT Tetap Mahal?

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:20 WIB

Gaji Tak Cukup, Kebutuhan Hidup Menumpuk: Guru Honorer Nekat Rangkap Jabatan Meski Dilarang Aturan

Gaji Tak Cukup, Kebutuhan Hidup Menumpuk: Guru Honorer Nekat Rangkap Jabatan Meski Dilarang Aturan

News | Senin, 02 Maret 2026 | 10:18 WIB

Klarifikasi DPR soal Polemik MBG Sedot Anggaran Pendidikan

Klarifikasi DPR soal Polemik MBG Sedot Anggaran Pendidikan

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 17:44 WIB

Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa

Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 21:18 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×