Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu

M Nurhadi

Kamis, 05 Maret 2026 | 06:05 WIB
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
Netanyahu. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Kementerian Keuangan Israel melaporkan kerugian ekonomi mencapai 9,4 miliar shekel per minggu akibat eskalasi konflik udara.
  • Pembatasan status siaga "Merah" memicu penutupan sekolah serta pembatasan mobilitas pekerja produktif.
  • Peralihan status siaga menjadi "Oranye" diharapkan menurunkan kerugian mingguan menjadi 4,3 miliar shekel.

Suara.com - Kementerian Keuangan Israel merilis laporan suram mengenai dampak finansial dari eskalasi perang udara yang sedang berlangsung melawan Iran.

Berdasarkan data yang dipaparkan pada Rabu (4/3/2026), kerusakan ekonomi yang diderita negara tersebut diperkirakan menembus angka 9,4 miliar shekel atau setara dengan Rp45,12 triliun setiap minggunya.

Lonjakan kerugian fantastis ini merupakan konsekuensi langsung dari penerapan pembatasan ketat kategori "Merah" oleh Home Front Command Israel.

Status siaga tertinggi ini memaksa penutupan institusi pendidikan secara total, pembatasan mobilitas pekerja, hingga mobilisasi besar-besaran pasukan cadangan yang ditarik dari sektor-sektor produktif.

Menyikapi potensi kebangkrutan sistemik, Kementerian Keuangan Israel dilaporkan telah mendesak pihak keamanan untuk menurunkan status pembatasan dari "Merah" menjadi "Oranye".

Dalam skenario "Oranye" atau aktivitas terbatas, ekonomi diharapkan bisa lebih bernapas karena tempat kerja diizinkan beroperasi dengan protokol tertentu.

Jika transisi ke status "Oranye" berhasil dilakukan, estimasi kerugian ekonomi diprediksi dapat ditekan hingga menjadi 4,3 miliar shekel (sekitar Rp20,6 triliun) per minggu.

Namun, keputusan ini sepenuhnya bergantung pada intensitas serangan balasan yang datang dari wilayah Iran dan sekutunya.

Ilustrasi tentara yang mengoperasikan interceptor rudal di perang Iran vs Israel dan AS. (Gemini AI)
Ilustrasi tentara yang mengoperasikan interceptor rudal di perang Iran vs Israel dan AS. (Gemini AI)

Laporan Reuters menyebutkan, agenda militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dimulai sejak Sabtu lalu melalui serangan udara ke wilayah Iran.

baca juga

Aksi ini memicu gelombang balasan yang menghantam berbagai titik di Israel dan seluruh kawasan Timur Tengah.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh ekonomi lokal, tetapi juga menjalar ke pasar global akibat terganggunya jalur ekspor energi di kawasan Teluk.

Pejabat senior dari AS dan Israel memperingatkan bahwa kampanye militer ini kemungkinan besar tidak akan selesai dalam waktu singkat dan bisa berlangsung selama berpekan-pekan.

Saat ini, kehidupan di kota-kota besar Israel praktis terhenti. Sekolah-sekolah masih ditutup rapat, acara publik dilarang, dan aktivitas perkantoran dilarang kecuali untuk layanan esensial.

Sebagian besar karyawan sektor swasta kini terpaksa melakukan pekerjaan dari rumah (work from home), yang secara teknis menurunkan produktivitas di sektor industri berat dan manufaktur.

Padahal, ekonomi Israel baru saja menunjukkan tren pemulihan pasca konflik dengan Hamas di Gaza. Pada tahun 2025, ekonomi Israel masih mampu tumbuh sebesar 3,1%.

Setelah adanya gencatan senjata pada Oktober lalu, para analis semula memproyeksikan pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih optimistis, yakni di atas 5% pada tahun 2026.

Namun, pecahnya perang dengan Iran kini memupus harapan tersebut dan justru mengancam negara pada jurang resesi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia

Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 22:53 WIB

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:54 WIB

Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump

Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:43 WIB

Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya

Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:37 WIB

Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk

Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 22:10 WIB

Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran

Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:06 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Ubah Strategi, Persija Andalkan Tim Senior di Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong Ubah Strategi, Persija Andalkan Tim Senior di Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:51 WIB

Bentrok Pendukung di Gedung DPRD Riau, Dua Anggota Dewan Segera Diperiksa

Bentrok Pendukung di Gedung DPRD Riau, Dua Anggota Dewan Segera Diperiksa

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:50 WIB

4 HP Kamera OIS di Bawah Rp3 Juta, Hasil Foto Tajam dan Video Lebih Stabil

4 HP Kamera OIS di Bawah Rp3 Juta, Hasil Foto Tajam dan Video Lebih Stabil

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:50 WIB

Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya

Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:46 WIB

Komitmen Menjaga Transparansi ke Media, Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026 dari Dewan Pers RI

Komitmen Menjaga Transparansi ke Media, Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026 dari Dewan Pers RI

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:44 WIB

115 Napi Kelas Kakap Lapas Surabaya Mendadak Dipindah ke Nusakambangan

115 Napi Kelas Kakap Lapas Surabaya Mendadak Dipindah ke Nusakambangan

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:39 WIB

5 Tone Up Sunscreen untuk Kulit Berminyak: Anti Lengket, No White Cast!

5 Tone Up Sunscreen untuk Kulit Berminyak: Anti Lengket, No White Cast!

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global

Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:32 WIB

Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak

Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak

Lampung | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:30 WIB

Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa

Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:29 WIB

×