Berapa Cadangan Minyak Indonesia? Bahlil Ngaku Optimis Tak Terdampak Perang AS-Iran

Rabu, 04 Maret 2026 | 17:11 WIB
Berapa Cadangan Minyak Indonesia? Bahlil Ngaku Optimis Tak Terdampak Perang AS-Iran
Ilustrasi cadangan minyak indonesia [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia kini turut menjawab desas-desus soal dampak perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel terhadap pasokan minyak nasional RI.

Adapun sebelumnya, para ahli memproyeksikan bahwa perdagangan minyak akan terdampak besar perang Iran.

Terlebih, Selat Hormuz yang menjadi 'jantung' mobilitas pergerakan minyak bumi dunia kini bak menjadi medan perang.

Bahlil dalam rapat bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Senin (2/3/2026) positif bahwa cadangan minyak nasional tetap masih bisa sampai 20 hari ke depan setelah perang Iran membuat pergerakan minyak dunia terhambat.

Sang mentri ESDM juga berseloroh bahwa sejauh ini, ia belum melihat masalah yang serius terkait dampak perang Iran terhadap kondisi minyak bumi nasional dan BBM

Namun, ia tak menutup kemungkinan adanya koreksi harga minyak bumi dunia seiring dengan berjalannya konflik.

Lebih lanjut, Bahlil akan mengadakan diskusi dengan Dewan Energi Nasional (DEN) RI untuk mendapat analisis lebih dalam.

Prroyeksi yang dibuat Bahlil memang perlu kajian yang menyeluruh terkait cadangan minyak bumi RI.

Lantas, bagaimana kondisi riil soal cadangan minyak yang dimiliki RI?

Baca Juga: Purbaya Klaim Anggaran Negara Masih Aman di Tengah Perang AS-Israel-Iran

Proyeksi Cadangan Minyak RI

Mengacu pada data SKK Migas, Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius dalam kedaulatan energi.

Cadangan minyak bumi terbukti (proven reserves) Indonesia diproyeksikan hanya akan bertahan sekitar 10 hingga 12 tahun ke depan jika tidak ditemukan cadangan baru yang signifikan.

Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia telah bertransformasi sepenuhnya menjadi negara importir minyak (net importer) untuk memenuhi kebutuhan domestik yang terus melonjak.

Sementara di sisi lain laju produksi alami (decline rate) di sumur-sumur tua terus merosot.

Berdasarkan data yang sama, m yoritas lapangan minyak di Indonesia, seperti Blok Rokan dan Minas, adalah lapangan tua (mature fields).

ecara alami, kemampuan reservoir untuk mendorong minyak ke permukaan terus menurun setiap tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI