Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 22:10 WIB
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. /ANTARA/Anadolu/py.
  • CENTCOM menyatakan lebih dari 50.000 tentara gabungan AS-Israel terlibat dalam operasi militer skala besar sejak Sabtu (28/2/2026).
  • Operasi "Epic Fury" telah menyerang hampir 2.000 target di Iran, menghancurkan kekuatan maritim mereka, termasuk 17 kapal perang.
  • Serangan ini menyebabkan kematian Ayatollah Ali Khamenei dan total 787 korban jiwa di Iran akibat eskalasi konflik tersebut.

Suara.com - Komando Pusat Amerika Serikat (AS), atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di wilayah Timur Tengah, secara resmi menyatakan bahwa lebih dari 50.000 tentara telah dikerahkan dalam serangan gabungan berskala besar antara AS dan Israel terhadap Iran.

Operasi militer yang berlangsung sejak Sabtu (28/2/2026) ini menandai eskalasi konflik paling tajam di kawasan tersebut dalam beberapa dekade terakhir.

Komandan CENTCOM, Jenderal Brad Cooper, memberikan rincian kekuatan militer yang dilibatkan melalui pesan video yang dilansir oleh Anadolu Agency pada Rabu (4/3/2026).

Cooper mengungkapkan bahwa kekuatan tempur Amerika Serikat tidak hanya mengandalkan puluhan ribu personel angkatan darat, tetapi juga didukung oleh kekuatan udara dan laut yang masif.

Sebanyak 200 jet tempur dan dua kapal induk AS telah dikerahkan sepenuhnya dalam operasi militer yang diberi nama "Operation Epic Fury" tersebut.

Pengerahan kekuatan tempur dalam jumlah besar ini disebut-sebut sebagai mobilisasi militer paling signifikan yang dilakukan Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Cooper mengatakan bahwa operasi militer melawan Iran itu merupakan pengerahan militer terbesar AS di kawasan Timur Tengah dalam satu generasi.

Skala operasi ini mencerminkan keseriusan aliansi AS-Israel dalam menargetkan infrastruktur strategis di seluruh wilayah Iran.

Data operasional menunjukkan intensitas serangan yang sangat tinggi sejak hari pertama dimulainya agresi militer tersebut.

Cooper menyebut bahwa pasukan AS-Israel telah menyerang hampir 2.000 target di berbagai wilayah Iran, dengan menggunakan lebih dari 2.000 amunisi sejak operasi militer itu dimulai pada akhir pekan.

Target-target yang dihancurkan mencakup fasilitas militer strategis, pusat kendali, hingga gudang persenjataan.

Pemerintah Iran tidak tinggal diam menghadapi gempuran udara dan laut tersebut. Berdasarkan pernyataan pihak CENTCOM, Teheran memberikan respons dengan serangan balasan skala besar, dengan meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik dan mengerahkan lebih dari 2.000 drone.

Serangan balasan ini menyasar berbagai titik strategis yang dianggap mengancam kedaulatan Iran, namun Cooper mengklaim pertahanan AS mampu meredam sebagian besar ancaman tersebut.

Salah satu pencapaian signifikan yang diklaim oleh pihak militer Amerika Serikat adalah kehancuran total pada kekuatan maritim Iran.

Cooper menambahkan bahwa pasukan AS berhasil menghancurkan belasan kapal perang Iran dalam pertempuran laut yang sengit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran

Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:06 WIB

Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?

Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?

Entertainment | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:06 WIB

Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya

Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:05 WIB

40 Hari yang Menentukan: Mengapa Masa Berkabung Iran Lebih dari Sekadar Ritual Duka?

40 Hari yang Menentukan: Mengapa Masa Berkabung Iran Lebih dari Sekadar Ritual Duka?

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 19:45 WIB

Turkiye Tangkis Rudal Iran, Kirim Peringatan ke Teheran

Turkiye Tangkis Rudal Iran, Kirim Peringatan ke Teheran

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 19:43 WIB

Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang

Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 19:29 WIB

Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya

Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:24 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB