Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit

Achmad Fauzi

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:29 WIB
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • BPI Danantara mendorong BUMN fokus penguatan laba dan arus kas operasional melalui penataan fundamental menyeluruh.
  • Danantara melakukan kajian terstruktur terhadap BUMN meliputi akuntansi, kualitas aset, dan manajemen risiko terintegrasi.
  • Keberhasilan BUMN ke depan diukur dari kualitas laba, kekuatan kas, dan kemampuan menciptakan nilai ekonomi nyata bagi negara.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperkuat kualitas laba dan arus kas operasional.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan penataan fundamental perusahaan secara menyeluruh di portofolio BUMN yang berada di bawah pengelolaan Danantara.

Sebagai bagian dari proses transisi dan konsolidasi manajemen, Danantara Indonesia melalui entitas holding operasionalnya, Danantara Asset Management melakukan pengkajian terstruktur terhadap perusahaan-perusahaan BUMN.

Proses evaluasi tersebut mencakup peninjauan kebijakan akuntansi, kualitas dan pencatatan aset, hingga penguatan sistem tata kelola serta manajemen risiko yang terintegrasi. Upaya ini bertujuan memastikan pengelolaan perusahaan negara semakin solid dan selaras dengan praktik terbaik.

Managing Director, Stakeholder Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas. Foto Fadil-Suara.com
Managing Director, Stakeholder Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas. Foto Fadil-Suara.com

Inisiatif penguatan tersebut sebelumnya telah dimulai pada kelompok Perusahaan Karya dan kini diperluas secara bertahap ke berbagai sektor lain dalam portofolio BUMN.

Selain memperbaiki kualitas pencatatan aset dan laporan keuangan, Danantara juga menekankan pentingnya penguatan fundamental keuangan perusahaan. Hal ini meliputi peningkatan kualitas laba (earnings quality), penguatan arus kas operasional (operating cash flow), hingga peningkatan EBITDA secara berkelanjutan.

Perusahaan BUMN juga didorong untuk menerapkan disiplin belanja modal (capital expenditure discipline), menjaga struktur permodalan yang sehat, serta mengoptimalkan rasio keuangan seperti return on assets (ROA) dan return on equity (ROE).

Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen manajemen baru dalam memperkuat fondasi pengelolaan aset negara.

"Sebagai manajemen baru dan pemegang mandat pengelolaan aset negara, Danantara Indonesia berkewajiban melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kualitas aset, kebijakan akuntansi, serta disiplin tata kelola di seluruh portofolio. Governance reset ini adalah langkah penguatan fondasi agar neraca perusahaan mencerminkan kondisi yang aktual, prudent, dan kredibel," ujar Rohan dalam keterangannya, seperti dikutip, Kamis (5/3/2026).

Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan BUMN ke depan tidak hanya dilihat dari besarnya nilai aset atau angka dalam neraca, tetapi dari kualitas kinerja keuangan yang dihasilkan.

"Ke depan, ukuran keberhasilan bukan hanya pada besarnya angka di neraca, tetapi pada kualitas laba, kekuatan arus kas, dan kemampuan perusahaan menciptakan nilai ekonomi secara nyata," imbuh Rohan.

"Fokus kami adalah membangun fundamental yang menghasilkan uang riil dan dividen berkelanjutan bagi negara. Pertumbuhan yang sehat harus berbasis pada produktivitas dan kinerja operasional, sehingga kontribusinya terhadap penerimaan negara benar-benar terukur dan berkelanjutan," tambahnya.

Menurut Rohan, dengan fondasi keuangan yang semakin solid dan disiplin manajemen yang kuat, perusahaan BUMN diharapkan dapat lebih fokus pada efisiensi operasional, peningkatan margin, serta penciptaan nilai ekonomi riil bagi pemegang saham, yaitu negara.

Danantara menegaskan proses penguatan tata kelola ini dilakukan secara sistematis dan bertahap, dengan tetap menjaga stabilitas operasional dan keberlanjutan bisnis di seluruh portofolio BUMN sebagai bagian dari transformasi institusional jangka panjang untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sasar Momentum THR, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%

Sasar Momentum THR, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:22 WIB

Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN

Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 07:57 WIB

Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota

Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 07:49 WIB

Terkini

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:00 WIB

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:55 WIB

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:43 WIB

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:38 WIB

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB