Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:30 WIB
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
Pasar kripto kembali bergairah di tengah memanasnya suhu geopolitik global. Harga Bitcoin (BTC) terpantau melonjak signifikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026), seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Foto Suara.com
baca 10 detik
  • Konflik AS-Iran picu harga Bitcoin melonjak ke level US$ 72.028 per keping hari ini.
  • Investor manfaatkan koreksi harga untuk akumulasi, inflow ETF Bitcoin tetap deras.
  • Tren penarikan Bitcoin dari bursa ke dompet pribadi jadi sinyal investasi jangka panjang.

Suara.com - Pasar kripto kembali bergairah di tengah memanasnya suhu geopolitik global. Harga Bitcoin (BTC) terpantau melonjak signifikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026), seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Berdasarkan data pasar hari ini, aset kripto dengan kapitalisasi terbesar itu meroket dari rentang harga US$ 68.513 (sekitar Rp 1,15 miliar) hingga menyentuh level US$ 72.028 atau setara Rp 1,21 miliar (asumsi kurs Rp 16.900 per dolar AS).

Padahal sebelumnya, Bitcoin sempat tertekan di zona merah pada area US$ 66.000 (Rp 1,11 miliar). Koreksi tersebut bertepatan dengan lonjakan harga minyak mentah dunia ke level US$ 85 per barel pasca-serangan AS terhadap Iran pada Sabtu (28/2) lalu.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menilai kembalinya taring 'si raja kripto' dipicu oleh menguatnya kepercayaan investor, baik ritel maupun institusional. Momentum "harga diskon" saat terkoreksi justru memperkuat fondasi pasar.

"Pergerakan Bitcoin yang cepat pulih menunjukkan minat beli investor masih aktif, khususnya di pasar spot. Koreksi ke area US$ 66.000 hingga US$ 67.000 justru dimanfaatkan pelaku pasar untuk akumulasi," ujar Fyqieh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/3/2026).

Selain itu, Fyqieh menyoroti derasnya arus modal masuk (inflow) pada produk ETF Bitcoin yang mencapai ratusan juta dolar AS dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, hal ini menjaga likuiditas pasar dari tekanan jangka pendek.

Menariknya, di tengah kenaikan harga, tercatat adanya tren netflow negatif di sejumlah bursa besar seperti Binance. Sejak akhir Februari, Binance mencatat penarikan sekitar 13.500 BTC, dengan lebih dari 3.800 BTC ditarik hanya dalam satu hari.

Fyqieh memandang fenomena penarikan aset ke dompet pribadi (wallet) ini sebagai sinyal optimisme jangka panjang.

"Ketika netflow negatif, artinya investor tidak berniat menjual dalam waktu dekat. Mereka memindahkan aset sebagai strategi penyimpanan menengah atau panjang," jelasnya.

baca juga

Meski optimis, investor tetap diimbau waspada terhadap volatilitas akibat isu geopolitik dan kebijakan ekonomi global. Fyqieh menyebut level US$ 70.000 sebagai area teknikal krusial.

"Selama Bitcoin bertahan di atas US$ 70.000, peluang menuju kisaran US$ 72.000 hingga US$ 74.000 masih terbuka lebar. Level ini penting untuk menjaga momentum pasar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel, Kimberly Ryder Pasrah Apa pun yang Terjadi

Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel, Kimberly Ryder Pasrah Apa pun yang Terjadi

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:02 WIB

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:08 WIB

Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis

Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×