APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:08 WIB
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
Ahli gizi menyiapkan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dipan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Mada/nz]
baca 10 detik
  • Airlangga siapkan APBN sebagai penyangga (buffer) untuk redam lonjakan harga akibat geopolitik.
  • Pemerintah pastikan subsidi energi tetap lanjut demi jaga daya beli rakyat di tengah krisis.
  • Makan Bergizi Gratis diklaim investasi SDM: Modal US$ 1 hasilkan dampak ekonomi US$ 7.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan kuda-kuda kokoh untuk memitigasi dampak konflik geopolitik global yang kian memanas. Instrumen utamanya? Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Airlangga menyebut APBN akan difungsikan sebagai buffer atau penyangga untuk menahan guncangan lonjakan harga komoditas dan energi yang berpotensi menghantam daya beli masyarakat.

"APBN itu sebagai buffer untuk meredam fluktuasi harga," ujar Airlangga saat ditemui di Menara Batavia, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

Ketua Umum Partai Golkar ini mengingatkan bahwa skema serupa pernah sukses diterapkan saat pecahnya perang Rusia-Ukraina. Kala itu, harga minyak dunia melonjak tajam, namun pemerintah tetap konsisten menyalurkan subsidi.

"Kita kan pernah mengalami pada saat perang Ukraine. Di satu sisi tentu yang terkait dengan subsidi kita jaga, dan pemerintah kemarin sudah siapkan bahwa subsidi akan lanjutkan," jelasnya.

Menurut Airlangga, menjaga stabilitas harga melalui subsidi BBM dan komoditas adalah kunci agar ekonomi nasional tidak terperosok dalam ketidakpastian global.

Tak hanya bicara soal mitigasi jangka pendek, Airlangga juga pasang badan membela program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski kerap dikritik karena memakan anggaran jumbo, ia menilai program ini adalah investasi SDM yang sangat menguntungkan secara ekonomi dalam jangka panjang.

Airlangga menyitir studi dari World Bank dan Rockefeller Foundation yang menunjukkan efektivitas program serupa di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

"Dengan pelaksanaan MBG yang masif dan baik, itu investasi 1 dolar menghasilkan 7 dolar. Jadi itu adalah sebuah investasi," tegasnya.

baca juga

Ia pun menutup dengan pesan menohok bahwa kebijakan ekonomi tidak boleh hanya memikirkan kepentingan sesaat.

"Ini adalah tantangan long term dan medium term. Yang tidak bisa, kita menghilangkan long term hanya untuk short term," pungkas Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor

Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:44 WIB

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:32 WIB

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 18:14 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×