Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:08 WIB
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
Ahli gizi menyiapkan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dipan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Mada/nz]
baca 10 detik
  • Airlangga siapkan APBN sebagai penyangga (buffer) untuk redam lonjakan harga akibat geopolitik.
  • Pemerintah pastikan subsidi energi tetap lanjut demi jaga daya beli rakyat di tengah krisis.
  • Makan Bergizi Gratis diklaim investasi SDM: Modal US$ 1 hasilkan dampak ekonomi US$ 7.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan kuda-kuda kokoh untuk memitigasi dampak konflik geopolitik global yang kian memanas. Instrumen utamanya? Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Airlangga menyebut APBN akan difungsikan sebagai buffer atau penyangga untuk menahan guncangan lonjakan harga komoditas dan energi yang berpotensi menghantam daya beli masyarakat.

"APBN itu sebagai buffer untuk meredam fluktuasi harga," ujar Airlangga saat ditemui di Menara Batavia, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

Ketua Umum Partai Golkar ini mengingatkan bahwa skema serupa pernah sukses diterapkan saat pecahnya perang Rusia-Ukraina. Kala itu, harga minyak dunia melonjak tajam, namun pemerintah tetap konsisten menyalurkan subsidi.

"Kita kan pernah mengalami pada saat perang Ukraine. Di satu sisi tentu yang terkait dengan subsidi kita jaga, dan pemerintah kemarin sudah siapkan bahwa subsidi akan lanjutkan," jelasnya.

Menurut Airlangga, menjaga stabilitas harga melalui subsidi BBM dan komoditas adalah kunci agar ekonomi nasional tidak terperosok dalam ketidakpastian global.

Tak hanya bicara soal mitigasi jangka pendek, Airlangga juga pasang badan membela program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski kerap dikritik karena memakan anggaran jumbo, ia menilai program ini adalah investasi SDM yang sangat menguntungkan secara ekonomi dalam jangka panjang.

Airlangga menyitir studi dari World Bank dan Rockefeller Foundation yang menunjukkan efektivitas program serupa di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

"Dengan pelaksanaan MBG yang masif dan baik, itu investasi 1 dolar menghasilkan 7 dolar. Jadi itu adalah sebuah investasi," tegasnya.

baca juga

Ia pun menutup dengan pesan menohok bahwa kebijakan ekonomi tidak boleh hanya memikirkan kepentingan sesaat.

"Ini adalah tantangan long term dan medium term. Yang tidak bisa, kita menghilangkan long term hanya untuk short term," pungkas Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor

Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:44 WIB

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:32 WIB

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 18:14 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×