Isu Deforestasi, Pemerintah Yakinkan Buyer Jepang Soal Wood Pellet Gorontalo

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:13 WIB
Isu Deforestasi, Pemerintah Yakinkan Buyer Jepang Soal Wood Pellet Gorontalo
Ilustrasi. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI menegaskan posisi Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara industri dan lingkungan. Foto ist.
baca 10 detik
  • Kemenhut jamin wood pellet PT BJA ke Jepang penuhi standar hutan lestari dan bebas deforestasi.
  • SVLK diperkuat sistem geolokasi digital untuk penuhi regulasi internasional seperti EUDR.
  • Pemerintah tindak tegas dengan cabut izin perusahaan kehutanan yang melanggar aturan ekologi.

Suara.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI menegaskan posisi Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara industri dan lingkungan. Di hadapan raksasa energi asal Jepang, pemerintah menjamin bahwa produk biomassa Indonesia, khususnya wood pellet, diproduksi melalui jalur legal dan berkelanjutan.

Penegasan ini disampaikan Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan (BPPHH) Kemenhut, Ade Mukadi, saat menerima audiensi Tokyo Gas Co. Ltd. dan Hanwa Co. Ltd. di Jakarta, Rabu (4/3/2026). Kedua perusahaan tersebut merupakan pembeli utama wood pellet produksi PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) yang beroperasi di Pohuwato, Gorontalo.

Audiensi ini bukan tanpa alasan. Tokyo Gas dan Hanwa datang untuk mengklarifikasi tudingan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Jepang yang menyebut industri wood pellet di Indonesia memicu deforestasi.

"Kami sangat berkomitmen terhadap pengelolaan hutan lestari. Masalah feasibility, legality, dan sustainability adalah prinsip yang kami pegang teguh. Ini juga bagian dari kesiapan kami menghadapi regulasi ketat seperti EUDR," tegas Ade Mukadi.

Senada dengan Ade, Kepala Subdit Sertifikasi dan Pemasaran Hasil Hutan, Tony Rianto, menjelaskan bahwa Indonesia memiliki "senjata" bernama Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK).

Sistem ini memastikan setiap batang kayu yang diolah bisa ditelusuri asal-usulnya (full traceability). Untuk menjawab tantangan global, Kemenhut bahkan telah mengintegrasikan pemantauan berbasis geolokasi dan kode QR.

Terkait kekhawatiran Jepang soal pembukaan lahan, Ade menjelaskan mekanisme Rencana Kerja Tahunan (RKT). Perusahaan tidak bisa asal tebang; mereka hanya diizinkan mengambil volume tertentu di area yang sudah ditetapkan.

"Jika ditemukan flora atau fauna langka, area tersebut menjadi zona terlarang untuk dimanfaatkan. Kami punya kebijakan area reservasi atau koridor satwa yang wajib dijaga perusahaan," tambah Ade.

Pemerintah juga tidak segan-segan bertindak keras. Kemenhut memastikan akan mencabut izin perusahaan yang terbukti melanggar regulasi atau merusak ekosistem demi menjaga reputasi komoditas kehutanan Indonesia di pasar internasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kevin Diks Samai Capaian Bintang Timnas Jepang, Sinyal Kuat Dipanggil untuk FIFA Series 2026?

Kevin Diks Samai Capaian Bintang Timnas Jepang, Sinyal Kuat Dipanggil untuk FIFA Series 2026?

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:39 WIB

Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?

Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:18 WIB

KWaS Pamerkan Dapur Kayu Jati Bersertifikat FSC di JIFFINA 2026: Awet, Kuat, dan Eco-Friendly

KWaS Pamerkan Dapur Kayu Jati Bersertifikat FSC di JIFFINA 2026: Awet, Kuat, dan Eco-Friendly

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:19 WIB

Terkini

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

×