Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:34 WIB
Perkuat Literasi Masyarakat Tentang Tabungan Emas, Pegadaian Gelar Gema Ramadan Bareng Tring
PT Pegadaian menggelar kegiatan Gema Ramadan Bareng Tring sebagai bentuk kolaborasi dengan SCTV sekaligus upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - PT Pegadaian menggelar kegiatan Gema Ramadan Bareng Tring sebagai bentuk kolaborasi dengan SCTV sekaligus upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pegadaian menghadirkan berbagai aktivitas mulai dari edukasi finansial, hiburan Ramadan, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Direktur Utama Pegadaian, Budi Wahju Soesilo mengatakan, kegiatan Gema Ramadan Bareng Tring menjadi ruang kebersamaan antara Pegadaian dan masyarakat, sekaligus sarana memperluas literasi keuangan.

“Gema Ramadan Bareng SCTV ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Pegadaian dengan SCTV. Kami menghadirkan ruang kebersamaan dengan masyarakat, dengan berbagai aktivitas seperti edukasi finansial, hiburan, serta dukungan terhadap UMKM," ujar Budi dalam peluncuran Gema Ramadan Bareng Tring di Istora Senayan, Jakarta pada Jumat, (6/3/2026).

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, khususnya para nasabah Pegadaian yang selama ini menjadi sahabat dan pelanggan loyal perusahaan.

Dalam acara tersebut, Pegadaian turut menghadirkan berbagai pelaku UMKM yang menjajakan beragam produk, mulai dari kuliner hingga fesyen. Kehadiran para pelaku usaha ini diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus menjadi sarana edukasi keuangan bagi mereka.

Budi menjelaskan bahwa Pegadaian terus mendorong pelaku UMKM untuk mulai membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi, khususnya melalui emas.

"Perkembangan UMKM sangat pesat. Kami ingin memberikan edukasi agar pelaku usaha mulai menabung dan berinvestasi emas. Nantinya emas tersebut bisa dimanfaatkan sebagai modal pengembangan bisnis, karena sewaktu-waktu bisa dijual atau digadaikan," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pegadaian juga terus mengedukasi masyarakat untuk mulai menyisihkan pendapatan dan berinvestasi emas secara aman melalui Pegadaian. Budi menegaskan bahwa setiap pembelian emas, termasuk yang dilakukan secara digital, tetap didukung dengan keberadaan emas fisik yang disimpan secara aman di Pegadaian.

"Ketika masyarakat membeli emas secara digital, kami memastikan bahwa emas tersebut benar-benar ada fisiknya dan disimpan dengan aman di Pegadaian. Sewaktu-waktu bisa dicairkan, dicetak, ataupun digadaikan," lugasnya.

Terkait dengan isu antrean pencetakan emas yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, Budi menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena tingginya permintaan pencetakan emas dalam waktu bersamaan.

Menurutnya, Pegadaian menyimpan emas dalam ukuran besar, mulai dari 1 kilogram hingga 12,5 kilogram. Sementara itu, nasabah banyak yang meminta pencetakan dalam ukuran kecil seperti satu gram atau lima gram, sehingga membutuhkan waktu untuk proses pencetakan.

"Bukan karena tidak ada stok, tetapi karena banyak nasabah yang secara bersamaan meminta pencetakan emas dalam ukuran kecil. Proses tersebut membutuhkan waktu. Namun saat ini kondisi tersebut sudah teratasi dan antrean sudah bisa diatur," ujarnya.

Pegadaian juga terus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai berinvestasi emas melalui platform digital Pegadaian. Melalui aplikasi Pegadaian Digital, masyarakat kini dapat menabung emas dengan nominal yang sangat terjangkau.

"Sekarang menabung emas bisa dimulai dari Rp10.000 saja melalui aplikasi Pegadaian Digital. Kami berharap generasi muda, termasuk generasi Z, mulai membangun kebiasaan berinvestasi sejak dini," kata Budi.

Ia juga menegaskan bahwa Pegadaian menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penjualan emas. Perusahaan tidak akan menjual emas jika tidak memiliki stok fisik yang tersedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

Investasi Emas Digital Kian Diminati Generasi Muda, Pegadaian Perkuat Layanan Lewat Integrasi PRIMA

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:21 WIB

Apakah Bisa Gadai Kulkas di Pegadaian? Begini Caranya

Apakah Bisa Gadai Kulkas di Pegadaian? Begini Caranya

Tekno | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:30 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Anjlok Hari Ini, Saatnya Borong Emas Galeri 24?

Harga Emas Pegadaian Kompak Anjlok Hari Ini, Saatnya Borong Emas Galeri 24?

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:35 WIB

Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia

Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:08 WIB

Apakah Bisa Gadai BPKB Mobil Tanpa Survey? Ini 4 Pilihan Tempat Selain Pegadaian

Apakah Bisa Gadai BPKB Mobil Tanpa Survey? Ini 4 Pilihan Tempat Selain Pegadaian

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:25 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:58 WIB

Terkini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:51 WIB

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:30 WIB

Bulog Siapkan Gudang Baru, 88 Titik Sudah Clear dari Target 100 Lokasi

Bulog Siapkan Gudang Baru, 88 Titik Sudah Clear dari Target 100 Lokasi

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:19 WIB

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:47 WIB

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:40 WIB

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:31 WIB

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:07 WIB

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:37 WIB