Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bersih-bersih 'Geng' Pajak, Menkeu Purbaya Mutasi 2.043 Pegawai DJP: Yang Nakal Kita Singkirkan!

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 11 Maret 2026 | 13:41 WIB
Bersih-bersih 'Geng' Pajak, Menkeu Purbaya Mutasi 2.043 Pegawai DJP: Yang Nakal Kita Singkirkan!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Buka Puasa Bersama di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya mutasi 2.043 pegawai Pajak demi jaga integritas dan bentuk tim solid.
  • Sebanyak 1.828 AR dan 215 Penelaah Keberatan DJP resmi dipindah tugaskan per 30 Maret.
  • Purbaya peringatkan pegawai DJP: Yang nakal dipinggirkan, tak ada imunitas bagi pelanggar.

Suara.com - Langkah tegas diambil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam membenahi internal Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Tak tanggung-tanggung, sebanyak 2.043 pegawai resmi dimutasi dan dirotasi secara besar-besaran demi memperkuat integritas dan performa penerimaan negara.

Keputusan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-91/PJ/PJ.01/2026 yang dirilis Rabu (11/3/2026). Dalam beleid tersebut, tercatat 1.828 pegawai diangkat atau dipindahkan sebagai Account Representative (AR), sementara 215 lainnya menempati posisi Penelaah Keberatan.

"Telah ditetapkan pengangkatan dan pemindahan Penelaah Keberatan sejumlah 215 pegawai dan Account Representative sejumlah 1.828 pegawai," tulis pengumuman resmi DJP. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 30 Maret 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, perombakan ini merupakan efek domino dari rotasi pejabat eselon II yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, pimpinan baru di level eselon II membutuhkan tim yang sejalan untuk bekerja lebih solid.

Namun, Purbaya tidak menampik bahwa mutasi ini juga menjadi ajang "cuci gudang" bagi pegawai yang kinerjanya bermasalah atau memiliki catatan integritas yang buruk.

"Sebagian yang agak-agak nakal sudah kita pindahin ke pinggir. Jadi itu message juga buat pegawai Pajak dan Bea Cukai bahwa ke depan kita akan lebih serius menjaga integritas," tegas Purbaya di Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).

Purbaya menegaskan, posisi strategis kini hanya akan diisi oleh mereka yang berintegritas. Sebaliknya, mereka yang "main mata" akan didepak ke pos-pos yang tidak strategis.

Eks Dewan Komisioner LPS ini juga memberi peringatan keras kepada seluruh jajaran Kemenkeu. Ia memastikan tidak akan ada lagi perlindungan bagi oknum yang melakukan pelanggaran hukum atau etik.

"Saya ingatkan ke mereka bahwa kita sekarang nggak immune. Kalau melakukan kesalahan pasti akan diproses. Jadi nggak ada tuh yang santai-santai saja dapat duit, habis itu nggak bisa diproses," cetusnya.

baca juga

Bagi 2.043 pegawai yang namanya masuk dalam daftar mutasi, DJP mewajibkan mereka untuk segera menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK, sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 353/KM.1/2024.

Hingga tanggal berlaku keputusan pada akhir Maret nanti, para pegawai diminta tetap menjalankan tugas di posisi lama dengan profesional dan tidak diizinkan melakukan permohonan perubahan status jabatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak THR 2026 Berapa Persen? Ini Ketentuan dan Cara Menghitungnya

Pajak THR 2026 Berapa Persen? Ini Ketentuan dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:46 WIB

Kalau Lebih Bayar Pajak Gimana? Ini Penyebab dan Solusinya

Kalau Lebih Bayar Pajak Gimana? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18 WIB

Sikat Barang 'Spanyol', Bea Cukai Jakarta Obok-obok Butik Jam Tangan Mewah di SCBD

Sikat Barang 'Spanyol', Bea Cukai Jakarta Obok-obok Butik Jam Tangan Mewah di SCBD

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:37 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×