Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya

Achmad Fauzi Suara.Com
Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:16 WIB
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto
Baca 10 detik
  • IHSG pada Jumat (13/3/2026) ditutup melemah 3,05 persen ke 7.137 akibat isu geopolitik dan fiskal domestik.
  • Konflik AS-Iran memicu kekhawatiran inflasi dan potensi pelebaran defisit APBN menjadi perhatian pemerintah.
  • Amerika Serikat meluncurkan investigasi perdagangan baru terhadap 60 negara terkait isu kerja paksa dan impor.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026. Sentimen negatif dari konflik geopolitik hingga kekhawatiran kondisi fiskal dalam negeri membebani pergerakan pasar saham domestik.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup turun 3,05 persen ke level 7.137 pada akhir perdagangan.

Tekanan terhadap pasar dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi berlangsung lebih lama. Kondisi ini diperkirakan dapat mempertahankan harga minyak mentah di level tinggi dalam jangka waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Kenaikan harga minyak tersebut dinilai berisiko mendorong peningkatan inflasi sekaligus memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pemerintah sendiri saat ini masih menghitung dampak kenaikan harga minyak terhadap kondisi fiskal. Menteri Keuangan  menyebut opsi pelebaran batas defisit APBN di atas 3 persen masih dalam tahap pembahasan.

Jika kebijakan tersebut benar-benar ditempuh, pemerintah akan terlebih dahulu memperhitungkan berbagai konsekuensi fiskal yang mungkin timbul.

Sentimen negatif juga datang dari Amerika Serikat yang meluncurkan investigasi perdagangan baru terhadap sekitar 60 negara. Investigasi tersebut bertujuan untuk menentukan apakah negara-negara tersebut gagal membatasi impor barang yang diproduksi dengan kerja paksa.

Melalui Pasal 301, pemerintah AS dapat mengenakan tarif kepada negara yang terbukti melakukan praktik perdagangan tidak adil tanpa memerlukan otoritas tambahan dari Kongres.

Langkah ini menyusul investigasi sebelumnya yang dirilis pada Rabu (11/3) terkait kelebihan kapasitas industri di 16 negara, termasuk Tiongkok, Australia, Indonesia, Jepang, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Swiss, dan Thailand.

Baca Juga: IHSG Masih Jeblok ke Level 7.338 pada Pembukaan Jumat

Di sisi lain, pemerintah AS untuk sementara mengizinkan pembelian minyak mentah Rusia yang sudah berada di perairan internasional guna membantu menstabilkan harga minyak global.

Diperkirakan terdapat sekitar 124 juta barel minyak asal Rusia yang saat ini berada dalam perjalanan di laut di sekitar 30 lokasi di seluruh dunia per 12 Maret 2026. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi pasokan sekitar lima hingga enam hari.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mampu mencatatkan penguatan. Saham yang mendominasi kenaikan antara lain ADMR, AADI, SCMA, HEAL, dan AMRT.

Sebaliknya, sejumlah saham dengan kapitalisasi besar justru mengalami penurunan dan menekan pergerakan indeks. Saham-saham yang mendominasi pelemahan di antaranya DSSA, AMMN, ISAT, INCO, dan EXCL.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI