IHSG Diramal Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham yang Cuan untuk Diserok

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 15 Juni 2026 | 07:16 WIB
IHSG Diramal Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham yang Cuan untuk Diserok
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas pada awal pekan perdagangan Senin, 15 Juni 2026.
  • Sentimen utama meliputi peluang perdamaian Amerika Serikat-Iran, stabilitas nilai tukar rupiah, serta disiplin kebijakan fiskal pemerintah Indonesia.
  • Analis Kiwoom dan MNC Sekuritas memberikan rekomendasi saham pilihan bagi investor berdasarkan proyeksi rentang level support dan resistance.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan diperkirakan masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.

Sejumlah sentimen eksternal dan domestik, mulai dari peluang perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran hingga stabilitas nilai tukar rupiah, dinilai akan menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pasar saham Indonesia.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada rentang support 5.858 dan resistance 6.165. Menurutnya, indikator MACD menunjukkan penguatan tren yang sejalan dengan kenaikan Relative Strength Index (RSI).

"IHSG, pasar saham Indonesia, nilai tukar rupiah, dan sentimen global diperkirakan masih menjadi fokus utama investor pada perdagangan," katanya saat dihubungi Suara.com, Senin (15/6/2026),

Dia menjelaskan, terdapat beberapa sentimen yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar. Pertama, peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang disebut Presiden Donald Trump memiliki kemungkinan sebesar 80 persen.

Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan Selat Hormuz, penarikan armada laut, hingga pembongkaran program nuklir Iran.

Ilustrasi gencatan senjata antara AS dan Iran. (Dok. Suara.com)
Ilustrasi gencatan senjata antara AS dan Iran. (Dok. Suara.com)

Menurutnya, perkembangan tersebut berpotensi direspons positif oleh pasar karena dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset berisiko, termasuk saham.

Selain itu, normalisasi harga minyak mentah dunia dinilai dapat meredakan risiko inflasi global.

Sentimen kedua berasal dari pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menunjukkan penguatan. Stabilitas mata uang domestik dinilai dapat memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan nasional.

baca juga

Faktor ketiga adalah komitmen pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal melalui penyesuaian anggaran sejumlah program, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes).

Kebijakan tersebut dinilai mendukung target defisit anggaran yang tetap berada di bawah tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara itu, sentimen keempat berasal dari klarifikasi terkait skema ekspor Danantara. Kepastian bahwa tidak terdapat mekanisme gross split dinilai dapat mengurangi potensi gangguan arus kas eksportir sehingga memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Untuk itu, Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, yakni AMMN dengan rekomendasi speculative buy pada level support 3.090 dan resistance 4.060.

Kemudian DEWA dengan rekomendasi trading buy pada support 300 dan resistance 392, serta HRUM dengan rekomendasi trading buy pada support 732 dan resistance 910.

Di sisi lain, Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih berpotensi mengalami koreksi terbatas pada perdagangan Senin. Ia memproyeksikan support berada di level 5.988 dan resistance 6.060.

"Investor masih akan mencermati perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek," katanya.

Ilustrasi rupiah dengan dolar (Freepik/8photo)
Ilustrasi rupiah dengan dolar AS. (Freepik/8photo)

Untuk pilihan saham, MNC Sekuritas merekomendasikan investor mencermati saham HMSP pada rentang harga 650 hingga 670, INDY pada kisaran 2.560 hingga 2.810, serta NCKL pada rentang 930 hingga 990.

Rekomendasi saham, prospek IHSG, sentimen Timur Tengah, dan pergerakan rupiahdiperkirakan masih menjadi perhatian utama investor dalam menentukan strategi investasi pada awal pekan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:35 WIB

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:28 WIB

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:18 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:32 WIB

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×