- BPI Danantara menunjuk Zhejiang Weiming Environment Protection dari China menggarap proyek Waste-to-Energy di Bogor Raya.
- Penunjukan ini bertujuan merealisasikan solusi pengelolaan sampah terintegrasi sesuai tata kelola terbaik dan standar operasional.
- Proyek ini merupakan bagian penting program WtE Danantara, sejalan Perpres No. 109/2025, mengatasi sampah perkotaan.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), menunjuk perusahaan asal China Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. untuk menggarap proyek fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bogor Raya.
Penunjukkan perusahaan tersebut melalui proses pemilihan mitra yang komprehensif dan diikuti oleh sejumlah perusahaan internasional berpengalaman.
Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan penunjukkan ini untuk merealisasikan solusi pengelolaan sampah terintegrasi yang didasarkan pada tata kelola yang baik dan standar operasional tertinggi.
"Mitra yang terpilih diharapkan dapat menjaga kinerja operasional yang konsisten, memastikan kepatuhan terhadap semua peraturan yang berlaku, dan mendukung keterlibatan komunitas sekitar," ujarnya seperti dikutip, Jumat (13/3/2026).
![Sebanyak 24 perusahaan, tiga di antaranya dari Prancis, China dan Jepang - lolos tender proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/16/35553-sampah-waste-to-energy.jpg)
Selaras dengan Peraturan Presiden No. 109/2025, penetapan mitra pengelola untuk fasilitas Bogor Raya merupakan tonggak penting dalam program WtE (Waste-to-Energy) Danantara Indonesia yang bertujuan untuk mengatasi tantangan sampah dengan memperkuat sistem pengelolaan limbah perkotaan dan mengurangi ketergantungan pada fasilitas tempat pembuangan akhir.
Mitra pengelola diwajibkan membentuk konsorsium guna mendorong transfer teknologi dan kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah dan perusahaan Indonesia.
Sejalan dengan dual mandate Danantara Indonesia, fasilitas Bogor Raya dikembangkan dengan keandalan operasional yang kuat, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta kolaborasi dan transfer teknologi dengan pemangku kepentingan lokal.
Danantara senantiasa memprioritaskan tata kelola yang kuat, dengan proses implementasi yang transparan dan didasarkan pada mitigasi risiko.
Danantara Indonesia berkomitmen untuk mendorong solusi pengelolaan sampah terpadu yang menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Satu Tahun Danantara Indonesia: Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia