Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS

M Nurhadi

Senin, 16 Maret 2026 | 07:55 WIB
Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS
Dua kapal tanker minyak terbakar hebat setelah diserang perahu bermuatan bahan peledak yang dikirim Iran di perairan Teluk. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia Brent dan WTI naik signifikan pada 16 Maret 2026 akibat konflik AS-Israel versus Iran.
  • Konflik memicu gangguan pasokan global terparah akibat penutupan Selat Hormuz dan ancaman infrastruktur energi Iran.
  • IEA melepaskan 400 juta barel cadangan darurat sementara AS merencanakan koalisi pengawal di Selat Hormuz.

Suara.com - Harga minyak dunia terus merangkak naik pada perdagangan Senin (16/3/2026) seiring dengan konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang memasuki minggu ketiga.

Krisis ini memicu gangguan pasokan global terbesar dalam sejarah akibat penutupan Selat Hormuz dan ancaman langsung terhadap infrastruktur energi.

Hingga pukul 23.38 GMT, harga minyak mentah berjangka Brent melonjak US$ 2,01 atau 1,95% ke level US$ 105,15 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$ 1,61 atau 1,63% menjadi US$ 100,32 per barel.

Saat artikel ini ditulis, pada Senin (16/3/2026), harga minyak dunia WTI berada di kisaran USD 97. Sementara minyak Brent, 

Sepanjang bulan ini, kedua kontrak tersebut telah melambung lebih dari 40%, mencapai titik tertinggi sejak tahun 2022.

Lonjakan ini dipicu oleh terhentinya lalu lintas pengiriman di Selat Hormuz, jalur krusial yang menopang seperlima pasokan minyak dunia, sebagai respons Iran atas serangan AS-Israel.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan tambahan ke Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran yang menangani sekitar 90% pengiriman luar negeri negara tersebut.

Ancaman ini muncul setelah serangan terhadap target militer akhir pekan lalu, yang langsung dibalas Teheran dengan janji retaliasi lebih keras.

Dampak konflik mulai merembet ke negara tetangga; drone Iran dilaporkan sempat menghantam terminal minyak penting di Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA).

baca juga

Meski operasional di Fujairah mulai pulih, belum dipastikan apakah kapasitas pemuatan sudah kembali normal.

Analis dari SEB, Erik Meyersson, mencatat bahwa AS kini tengah menimbang opsi darat berisiko tinggi.

"Langkah tersebut termasuk penggerebekan situs nuklir, penyitaan hub minyak Pulau Kharg, hingga pendudukan wilayah Iran Selatan untuk melindungi Selat Hormuz," tulisnya, dikutip dari Reuters.

Cadangan Minyak dan Upaya Koalisi

Untuk meredam gejolak harga, Badan Energi Internasional (IEA) pada hari Minggu mengumumkan pelepasan cadangan minyak darurat sebesar 400 juta barel.

  • Wilayah Asia dan Oseania: Stok akan segera dilepas ke pasar.
  • Eropa dan Amerika: Pasokan tambahan akan tersedia pada akhir Maret 2026.

Di sisi lain, Trump mendesak sekutunya untuk mengerahkan kapal perang. Menurut laporan Wall Street Journal, AS berencana mengumumkan pembentukan koalisi pengawal kapal di Selat Hormuz paling lambat minggu ini.

Harapan akan berakhirnya konflik dalam waktu dekat kian menipis. Pemerintahan Trump dikabarkan menolak upaya negosiasi diplomatik dari sekutu Timur Tengah, sementara Iran secara tegas menolak gencatan senjata sebelum serangan AS dan Israel dihentikan sepenuhnya.

Meski pasar diliputi kekhawatiran akan spiral eskalasi yang tak terkendali, Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan optimisme bahwa perang akan berakhir dalam "beberapa minggu ke depan," dengan stabilitas harga minyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz

Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:04 WIB

Fakta Rudal Sejjil, Senjata Rahasia Iran yang Pertama Kali Diluncurkan ke Israel

Fakta Rudal Sejjil, Senjata Rahasia Iran yang Pertama Kali Diluncurkan ke Israel

News | Senin, 16 Maret 2026 | 06:15 WIB

Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

News | Senin, 16 Maret 2026 | 06:03 WIB

Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi

Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 03:30 WIB

CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS

CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:04 WIB

Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat

Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

×