Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Achmad Fauzi

Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB
Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian
Kota Podomoro Tenjo.
baca 10 detik
  • Kondisi ekonomi mendorong masyarakat memilih rumah terjangkau di kawasan penyangga kota besar, didukung potensi kenaikan nilai properti.
  • Permintaan rumah di kawasan penyangga diproyeksikan tumbuh 5–6 persen pada 2026, didorong insentif pemerintah dan suku bunga kompetitif.
  • Kota Podomoro Tenjo menawarkan hunian terjangkau mulai Rp 270 jutaan, dengan 5.400 unit telah diserahterimakan dan fasilitas pendukung.

Suara.com - Perubahan kondisi ekonomi mendorong masyarakat, khususnya kalangan produktif, untuk semakin realistis dalam menentukan pilihan hunian. Kini, rumah dengan harga terjangkau di kawasan penyangga kota besar menjadi opsi utama, terutama bagi pembeli rumah pertama.

Tren ini terlihat dari meningkatnya minat terhadap hunian di kawasan suburban yang menawarkan harga lebih ramah di kantong, namun tetap didukung akses transportasi dan fasilitas yang memadai. Selain itu, faktor potensi kenaikan nilai properti dan rekam jejak pengembang juga menjadi pertimbangan penting.

Sejumlah riset properti menunjukkan permintaan rumah tapak di kawasan penyangga diproyeksikan terus tumbuh. Leads Property Services Indonesia memperkirakan permintaan akan meningkat sekitar 5–6 persen pada 2026, didorong insentif pemerintah seperti PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) serta suku bunga yang lebih kompetitif.

Menjawab kebutuhan tersebut, Kota Podomoro Tenjo hadir sebagai kawasan kota mandiri dengan konsep hunian modern yang terjangkau. Salah satu produk yang ditawarkan bahkan dibanderol mulai dari Rp 270 jutaan per unit, dengan skema cicilan sekitar Rp 1 jutaan per bulan.

Marketing Director Agung Podomoro Yenti Lokat mengatakan, saat ini masyarakat semakin rasional dalam mengelola keuangan dan memprioritaskan kebutuhan utama, termasuk kepemilikan rumah sebagai aset jangka panjang.

"Kota Podomoro Tenjo dikembangkan di atas lahan lebih dari 650 hektar sebagai kawasan kota mandiri yang terus berkembang secara progresif. Saat ini kami sudah membuka 10 cluster dan secara total pengembangannya telah berjalan seluas 150 hektar, sehingga para konsumen yang membeli sejak awal tentu dapat melihat perubahannya," kata Yenti seperti dikutip, Jumat (20/3/2026).

Properti di Kota Podomoro Tenjo.
Properti di Kota Podomoro Tenjo.

Untuk menjawab kebutuhan pasar, kawasan ini juga menghadirkan produk hunian dengan konsep berbeda, yakni Midori at Cluster Mahogany yang mengusung nuansa Jepang. Hunian ini dirancang dengan karakter arsitektur khas, lengkap dengan lanskap tematik serta ruang terbuka hijau bagi penghuni.

"Klaster terbaru ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian fungsional dengan karakter visual yang berbeda. Harganya terjangkau, mulai dari Rp 270 jutaan per unit. Dengan dukungan pembiayaan perbankan dan cicilan sekitar Rp 1 jutaan per bulan, masyarakat semakin dimudahkan untuk memiliki rumah terjangkau di kawasan berkualitas dengan fasilitas yang mendukung kualitas hidup," kata Yenti.

Seiring pengembangan kawasan, Kota Podomoro Tenjo juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga kini, sekitar 5.400 unit rumah telah diserahterimakan dan sekitar 1.000 unit di antaranya telah dihuni, menandakan kawasan tersebut mulai membentuk komunitas hunian yang aktif.

baca juga

Selain hunian, kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti club house berstandar bintang lima, sarana olahraga, ruang kerja bersama, hingga tempat ibadah. Ke depan, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan fasilitas umum lainnya juga akan terus dikembangkan.

Dari sisi investasi, properti dinilai masih menjadi pilihan menarik di tengah tekanan inflasi. CEO ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa menyebut, kepemilikan rumah tidak seharusnya terus ditunda karena harga yang cenderung naik dari waktu ke waktu.

"Nilai rupiah bisa tergerus oleh inflasi. Jika tidak dikonversikan ke dalam aset riil seperti properti, nilainya dapat semakin melemah. Properti menjadi salah satu aset yang relatif lebih terlindungi terhadap inflasi," jelasnya.

Menurutnya, konsep rumah tumbuh yang ditawarkan juga memberi fleksibilitas bagi masyarakat untuk memiliki hunian dengan harga terjangkau terlebih dahulu, lalu mengembangkannya secara bertahap sesuai kebutuhan.

"Kota Podomoro Tenjo juga menjawab kebutuhan kelas menengah Indonesia yang mencari kepastian dalam memiliki aset riil, sekaligus peluang pertumbuhan nilai properti di masa depan,

" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi

Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:39 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Terkini

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:11 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:36 WIB

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:29 WIB

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:12 WIB