- InJourney Airports bersama maskapai menambah ratusan penerbangan ekstra untuk melayani lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026.
- Data menunjukkan signifikan peningkatan penumpang harian, mencapai 583.815 pada 24 Maret 2026 di 37 bandara.
- Pengelola memastikan slot waktu penerbangan dan memperkuat layanan bandara hingga akhir periode Lebaran 30 Maret 2026.
Suara.com - Lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026 mendorong InJourney Airports bersama maskapai untuk menambah ratusan penerbangan ekstra (extra flight) di berbagai rute domestik dan internasional.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan langkah ini diambil seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara setelah libur Lebaran.
“Ini sejalan dengan tumbuhnya permintaan perjalanan udara pada arus balik,” ujar Pahlevi dilansir dari laman Antara, Kamis (26/3/2026).
Data operasional menunjukkan lonjakan signifikan. Pada 22 Maret 2026, tercatat sebanyak 468.604 penumpang dengan 3.265 penerbangan di 37 bandara yang dikelola.
Angka tersebut meningkat 14,4 persen pada 23 Maret menjadi 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan.
Kenaikan terus berlanjut pada 24 Maret 2026, dengan total 583.815 penumpang atau naik 8,9 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola bandara melakukan optimalisasi slot time atau pengaturan waktu keberangkatan dan kedatangan pesawat, termasuk membuka ruang bagi penerbangan tambahan.
“Sebagai pengelola bandara, kami memastikan ketersediaan slot time untuk extra flight yang dioperasikan maskapai. Seluruh bandara juga siaga 24 jam menyesuaikan kebutuhan operasional,” jelas Pahlevi.
Sepanjang periode angkutan Lebaran 13–21 Maret 2026, tercatat sekitar 2.400 penerbangan tambahan telah dioperasikan. Sementara itu, khusus masa arus balik, jumlah extra flight terus meningkat:
- 22 Maret: 124 penerbangan
- 23 Maret: 211 penerbangan
- 24 Maret: 284 penerbangan
- 25 Maret (rencana): 119 penerbangan
Pahlevi menegaskan bahwa jumlah tersebut masih di luar jadwal penerbangan reguler dan berpotensi terus bertambah hingga periode angkutan Lebaran berakhir pada 30 Maret 2026.
“Jumlah extra flight ini masih bisa bertambah, tergantung pada perkembangan trafik penumpang hingga akhir periode Lebaran,” ujarnya.
Selain fokus pada penambahan penerbangan, InJourney Airports juga memperkuat layanan di bandara, mulai dari penanganan bagasi, kelancaran akses keluar-masuk bandara, hingga memastikan ketersediaan transportasi publik.
“Kami memastikan kelancaran dan kecepatan penanganan bagasi, serta aksesibilitas penumpang dari dan menuju bandara tetap terjaga,” tambahnya.
Secara keseluruhan, bandara yang dikelola InJourney Airports diproyeksikan melayani sekitar 9 juta penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026.