Kompor Listrik Makin Dilirik, Biaya Masak Lebih Murah dari LPG

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:58 WIB
Kompor Listrik Makin Dilirik, Biaya Masak Lebih Murah dari LPG
Memasak dengan Kompor Listrik. (Shutterstock)
  • Beberapa pengguna menyatakan biaya operasional kompor induksi lebih terjangkau dibandingkan LPG, misalnya kenaikan tagihan listrik Rp30.000 per bulan.
  • Pengusaha UMKM merasakan efisiensi biaya energi kompor listrik meningkatkan keuntungan dan stabilitas pengeluaran operasional harian.
  • Kompor listrik menawarkan panas yang stabil dan fitur pintar, namun memerlukan alat masak berbahan khusus untuk efisiensi energi.

Suara.com - Kompor listrik atau kompor induksi mulai dilirik sebagai solusi hemat di tengah lonjakan harga energi dunia. Sejumlah pengguna mengaku biaya operasionalnya jauh lebih terjangkau dibandingkan penggunaan LPG.

Salah satu pengguna kompor induksi, Andi Arif, mengungkapkan bahwa peralihan ke kompor listrik tidak membuat tagihan listrik melonjak signifikan.

"Dari sisi operasional, Andi mencatat kenaikan tagihan listriknya hanya sekitar Rp30.000 per bulan," ujarnya seperti dikutip, Jumat (27/3/2026).

Menurut Andi, investasi awal kompor listrik juga lebih ekonomis dalam jangka panjang. Pasalnya, selain harga gas yang fluktuatif, pengguna tidak lagi terbebani biaya pembelian tabung gas baru.

Kompor Listrik (https://www.electrolux.co.id)
Kompor Listrik (https://www.electrolux.co.id)

Ia menilai tambahan biaya listrik bulanan tersebut masih sangat kompetitif jika dibandingkan dengan pengeluaran rutin untuk pengisian tabung gas yang terus meningkat.

Pengalaman serupa juga dirasakan pelaku UMKM katering rumahan, Siti Sarah (45). Ia mengaku penggunaan kompor induksi membuat biaya produksi usahanya lebih efisien sehingga keuntungan yang diperoleh meningkat.

"Sejak pakai kompor listrik, pengeluaran untuk energi masak jadi lebih stabil dan murah, sisa uangnya bisa buat tambahan modal bahan baku. Masaknya juga lebih cepat dan bersih, saya jadi lebih produktif terima banyak pesanan tiap hari," ujar Siti.

Sementara itu, pengguna lainnya, Hevy Prasmawati (31), menyoroti keunggulan kompor listrik dari sisi kualitas memasak. Ia menilai panas yang dihasilkan lebih stabil dan merata, sehingga hasil masakan lebih presisi.

Selain itu, fitur pintar pada kompor listrik seperti mode otomatis untuk berbagai metode memasak dinilai memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan keamanan di rumah.

Hevy juga menekankan pentingnya penggunaan alat masak berbahan khusus untuk induksi agar kinerja tetap optimal. Meski memiliki daya sekitar 1.300 watt, penggunaan alat yang tepat justru mempercepat proses memasak sehingga konsumsi energi tetap efisien.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, kompor listrik kini tak lagi sekadar tren gaya hidup, melainkan mulai menjadi pilihan strategis untuk menjaga pengeluaran rumah tangga tetap terkendali.

"Kompor listrik kini bukan sekadar gaya hidup, melainkan solusi nyata untuk tetap hemat di tengah tantangan energi dunia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat

Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:38 WIB

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!

Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:53 WIB

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:14 WIB

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB

DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta

DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:51 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:47 WIB

Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH

Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:41 WIB

IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan

IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:52 WIB

Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:55 WIB

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:55 WIB