Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Fabiola Febrinastri

Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
Macam-Macam Tipe Pembayaran Rumah (freepik)

Suara.com - Bagi pejuang Kredit Pemilikan Rumah (KPR), peralihan cicilan dari bunga tetap ke skema mengambang atau floating rate bisa terasa begitu berat.

Sebagai informasi, kenaikan cicilan yang dialami para debitur KPR rata-rata mencapai 13 persen.

Agar tidak memberatkan, debitur dapat mempertimbangkan memindahkan KPR (take over) ke bank lain. Namun, sebelum melakukannya, debitur perlu cermat membandingkan suku bunga efektif, tenor fixed, dan biaya pindah.

Merespons kebutuhan nasabah yang ingin mencicil KPR dengan bunga lebih rendah dari floating rate, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI menghadirkan program BRI KPR Take Over sebagai solusi konkret.

Program ini memungkinkan nasabah yang saat ini memiliki KPR di bank lain untuk mengalihkan kreditnya ke BRI dengan skema pembiayaan yang lebih kompetitif dan fleksibel.

Apa itu BRI KPR Take Over?
BRI KPR Take Over adalah fasilitas pengalihan KPR dari bank atau lembaga pembiayaan lain ke BRI. Secara mekanisme, BRI akan melunasi sisa pinjaman nasabah di bank lama, kemudian membuat perjanjian kredit baru antara BRI dan nasabah tersebut.

Pengajuan BRI KPR Take Over serupa dengan pengajuan KPR baru yang meliputi analisis kredit dan penilaian ulang properti atau re-appraisal. Lewat re-appraisal inilah, nasabah berpotensi mendapatkan nilai agunan yang lebih tinggi serta membuka peluang untuk memperoleh dana tambahan atau top up kredit jika dibutuhkan.

Jenis properti yang dapat dialihkan mencakup rumah tinggal, apartemen, ruko, hingga rukan. Artinya, cakupan program ini cukup luas dan dapat mengakomodasi kebutuhan nasabah dengan berbagai profil kepemilikan properti.

Keunggulan BRI KPR Take Over
Daya tarik utama program ini adalah suku bunga BRI KPR yang lebih kompetitif dari skema floating rate yang sedang berjalan di bank lama.

baca juga

BRI menawarkan pilihan skema yang dapat disesuaikan dengan profil nasabah. Bagi nasabah Layanan Nasabah Prima (LNP) serta karyawan perusahaan dengan payroll kerja sama BRI dan BRI Group, suku bunga spesial dimulai dari 2,50 persen fixed 1 tahun.

Tersedia pula skema berjenjang dan fixed sepanjang tenor dengan bunga mulai 7,25 persen.

Untuk nasabah umum di luar segmen tersebut, suku bunga yang diberikan mulai dari 4,50 persen fixed 1 tahun jika bunga KPR yang sedang berjalan di bawah 10 persen atau mulai 5,50 persen fixed 1 tahun jika bunga existing mencapai 10 persen ke atas.

Detail lengkap skema suku bunga dapat dilihat di bbri.id/kprtakeover. Lalu, simulainya bisa dicek lewat https://bri.co.id/simulasi-kpr/.

BRI juga menawarkan tenor panjang dan fleksibel hingga maksimal 25 tahun bagi nasabah berpenghasilan tetap dan 20 tahun untuk nasabah non-fixed income. Dengan begitu, cicilan bulanan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial nasabah.

Keunggulan lain yang tidak kalah menarik adalah peluang mendapatkan top up dana. Jika nilai properti yang diagunkan meningkat sejak KPR pertama kali diambil, selisih nilainya dapat dicairkan sebagai dana tambahan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari renovasi rumah, pendidikan anak, hingga modal usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp2.141 Triliun Per Februari 2026

Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp2.141 Triliun Per Februari 2026

Bri | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:11 WIB

UMKM Bakpao RoyalKueID: Dari Garasi Rumah, Berkembang dengan Ekosistem Digital BRI

UMKM Bakpao RoyalKueID: Dari Garasi Rumah, Berkembang dengan Ekosistem Digital BRI

Bri | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:52 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25 WIB

Pantau Cicilan Rumah Jadi Lebih Mudah, Begini Cara Cek KPR via BRImo

Pantau Cicilan Rumah Jadi Lebih Mudah, Begini Cara Cek KPR via BRImo

Bri | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:57 WIB

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:53 WIB

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:22 WIB

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:19 WIB

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

×