Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 08:08 WIB
Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram
ilustrasi emas (freepik/wirestock)
  • Analis Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas domestik berpotensi menguat hingga menyentuh level tiga juta rupiah per gram pekan depan.
  • Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi katalis utama yang mendorong kenaikan harga logam mulia tersebut.
  • Investor perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek menuju level support karena harga emas diprediksi akan bergerak cukup fluktuatif.

Suara.com - Harga emas logam mulia diperkirakan bergerak fluktuatif dalam minggu ini dengan kecenderungan menguat. Sebab, bisa berpotensi menembus level psikologis baru.

Analis Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan harga emas saat ini berada di kisaran Rp2.857.000 per gram. Di sisi lain, peluang kenaikan harga emas tetap terbuka lebar.

Ibrahim memperkirakan resistance pertama berada di Rp2.890.000 per gram. Jika berhasil menembus level tersebut, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan hingga Rp3.000.000 per gram.

“Level Rp3 juta per gram ini menjadi target berikutnya dan berpotensi tercapai pada pekan depan,” ujarnya dalam risetnya, Senin (6/4/2026).

Kata dia, penguatan harga emas turut dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah yang diproyeksikan melemah. Ibrahim memperkirakan rupiah dapat bergerak menuju kisaran Rp17.120 per dolar AS dalam waktu dekat.

"Kondisi pelemahan rupiah tersebut dinilai akan menjadi katalis positif bagi harga emas domestik, sehingga membuka peluang bagi logam mulia untuk mencetak rekor harga baru," bebernya.

Nilai tukar rupiah ditutup ke level Rp16.863 per dolar AS pada Selasa (10/3/2026). [Antara]
Ilustrasi nilai tukar rupiah. [Antara]

Namun, ia mengingatkan, adanya potensi koreksi dalam jangka pendek. Menurutnya, tekanan tersebut dapat membawa harga emas turun ke bawah Rp2.800.000 per gram dalam waktu dekat.

“Jika terjadi pelemahan, harga emas berpeluang turun ke level support pertama di Rp2.827.000 per gram, dan support kedua di Rp2.780.000 per gram,” ujar Ibrahim.

Meski demikian, pergerakan ini dinilai masih dalam fase konsolidasi sebelum kembali menguat.

Dengan dinamika tersebut, investor disarankan mencermati level support dan resistance serta perkembangan nilai tukar sebagai faktor utama yang memengaruhi arah pergerakan emas dalam jangka pendek," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:53 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:54 WIB

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:12 WIB

Antam Tersedia di Pegadaian, Cek Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini

Antam Tersedia di Pegadaian, Cek Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:24 WIB

Terkini

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB