Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 06 April 2026 | 09:57 WIB
Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank
Ilustrasi orang yang kecanduan judi online. [Suara.com/Emma]
baca 10 detik
  • OJK blokir 33.252 rekening judi online guna jaga integritas sistem keuangan nasional.
  • Kredit bank tumbuh 9,37% jadi Rp8.559 triliun, ditopang kuat oleh sektor investasi.
  • Likuiditas perbankan tetap tebal dan rasio NPL terjaga rendah di tengah suku bunga tinggi.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat pengawasan terhadap integritas sistem keuangan nasional. Kabar terbaru, wasit sektor jasa keuangan ini telah memerintahkan perbankan untuk memblokir puluhan ribu rekening yang terindikasi terkait dengan aktivitas judi online (judol).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 33.252 rekening yang telah masuk dalam daftar blokir. Angka ini menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 32.526 rekening.

"OJK telah meminta perbankan melakukan Enhanced Due Diligence (EDD) dan pemblokiran atas 33.252 rekening yang terindikasi judi online," ujar Dian dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK secara virtual, Senin (6/4/2026).

Langkah tegas ini diambil karena aktivitas judi online dinilai memberikan dampak negatif yang luas terhadap perekonomian dan stabilitas sektor keuangan. Dalam prosesnya, OJK bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mencocokkan data pribadi nasabah sebelum melakukan tindakan penutupan rekening secara permanen.

Meski dihantui sentimen negatif judi online dan era suku bunga tinggi (higher for longer), OJK mencatat kinerja perbankan nasional masih berada dalam posisi solid.

Fungsi intermediasi tetap menunjukkan pertumbuhan positif dengan profil risiko yang terkendali dimana penyaluran kredit tumbuh 9,37% (yoy) menjadi Rp8.559 triliun. Sektor investasi menjadi motor penggerak dengan lonjakan 20,72%. Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 13,18% mencapai Rp10.102 triliun

Dan kualitas aset: rasio Non-Performing Loan (NPL) gross terjaga di level 2,17%, sementara NPL net berada di angka 0,83%.

Likuiditas industri pun terpantau melimpah dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 195,64%, jauh di atas ambang batas ketentuan. "OJK terus mendorong penguatan sektor melalui sejumlah inisiatif, termasuk pengembangan keuangan berkelanjutan serta pengajuan 12 izin penggabungan BPR dan BPRS," pungkas Dian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×