Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB
Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (6/4/2026).  [Suara.com/Yaumal]
  • Pemerintah mencari alternatif sumber impor ke AS, Australia, dan negara lain akibat gangguan pasokan. 
  • Bahlil Lahadalia menegaskan ketersediaan LPG tetap terjaga meski terjadi krisis. 
  • Pemerintah memperkuat pasokan melalui kontrak dengan AS dan negara lain untuk menjaga ketahanan energi. 

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tengah mencari sumber pasokan LPG, setelah sumber utama di Timur Tengah terganggu. Pemerintah mulai membidik Amerika Serikat (AS) dan Australia untuk memenuhi stok LPG.

Meski tengah melakukan pencarian, Mantan Menteri Investasi dan Hilirisasi ini memastikan bahwa hingga saat ini stok LPG nasional dalam keadaan aman. 

"Sampai dengan sekarang, Insyaallah, doain kita tetap aman. Karena yang kita ambil dari Middle East (Timur Tengah), itu sudah kita alihkan ke negara lain, seperti di Amerika, di Australia, beberapa negara lain," ujarnya saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (6/4/2026). 

Pasokan lpg 3 kg di Jawa Tengah dan DIY dijamin aman. [Dok Pertamina]
Pasokan lpg 3 kg di Jawa Tengah dan DIY dijamin aman. [Dok Pertamina]

Menurut Bahlil, tak hanya LPG, stok BBM yang sebelumnya diambil dari Timur Tengah, kini dialihkan ke beberapa negara produsen minyak. 

"Ini sama dengan hukumnya dengan ketika kita mengkonversi tentang crude dari Middle East (Timur Tengah) ke beberapa negara, seperti di Angola, kemudian Nigeria, dan Afrika," beber Bahlil. 

Sebelumnya, Bahlil mengungkap bahwa 20 persen pasokan LPG nasional berasal dari Timur Tengah, dan 70-75 persen berasal dari Amerika Serikat, serta sisanya dari beberapa negara seperti Australia. 

Guna menjamin ketersediaan LPG di tengah krisis yang terjadi, pemerintah telah menjalin kontrak jangka panjang dengan Amerika Serikat. 

"Dengan kondisi sekarang yang di Middle East (Timur Tengah) kita pecah lagi untuk kita ambil kontrak jangka panjang dengan Amerika dan beberapa negara lain," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2026)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:23 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:18 WIB

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:44 WIB

Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:39 WIB

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:27 WIB

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:14 WIB

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:24 WIB

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:02 WIB

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB