Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB
Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo (kiri), menegaskan bahwa instansinya tidak akan menerapkan skema Work From Home (WFH) bagi para pegawai. Foto Antara.
  • Menteri Dody tiadakan WFH karena PU tim utama penanganan bencana bersama BNPB.
  • Operasional listrik dan AC dipangkas setelah jam 5 sore demi hemat anggaran.
  • Kebijakan ini jalankan mandat Presiden untuk kerja efektif tanpa ganggu respons lapangan.

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa instansinya tidak akan menerapkan skema Work From Home (WFH) bagi para pegawai. Meski pemerintah tengah gencar mendorong efisiensi birokrasi, Dody menilai karakter pekerjaan di Kementerian PU menuntut kehadiran fisik dan kesiapsiagaan tinggi.

Dody menjelaskan, peran vital Kementerian PU dalam penanganan bencana menjadi alasan utama kebijakan ini diambil. Menurutnya, mustahil bagi timnya untuk bekerja dari jarak jauh ketika infrastruktur negara membutuhkan penanganan cepat di lapangan.

“Skema WFH di PU sebetulnya tidak terlalu ada, karena PU itu di samping membangun infrastruktur, kami juga bagian dari tim utama manakala ada bencana, bersama BNPB, Basarnas, dan BPBD,” ujar Dody saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Kebutuhan respons cepat inilah yang membuat seluruh jajaran kementerian harus tetap siaga di lokasi atau kantor guna memastikan koordinasi berjalan tanpa hambatan.

“Karena itu kemudian kami putuskan kami tidak WFH,” tegasnya.

Kendati menolak skema kerja fleksibel, Dody menjamin kementeriannya tetap tegak lurus terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penghematan anggaran dan energi. Strategi efisiensi dialihkan pada operasional kantor yang lebih ketat.

Salah satu langkah konkretnya adalah pemangkasan penggunaan listrik dan pendingin ruangan (AC) secara drastis setelah jam kerja berakhir.

“Sesuai arahan Pak Presiden Prabowo, kita berusaha bekerja efektif dan efisien. Setelah jam lima sore misalnya, listrik kita kurangi sekali, AC kita kurangi,” kata Dody.

Bahkan, ia berseloroh agar pegawai memanfaatkan ventilasi alami ketimbang bergantung pada mesin pendingin jika situasi memungkinkan.

“Jadi yang memang ruangannya bisa pakai 'AB'—angin blesat-blesut—pakai 'AB' saja, tidak usah pakai AC,” selorohnya.

Melalui langkah ini, Dody berharap Kementerian PU tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi penghematan negara tanpa harus mengorbankan kualitas pelayanan publik dan kesiapan mitigasi bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya

Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:43 WIB

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:36 WIB

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:55 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:50 WIB

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:47 WIB

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:40 WIB

Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan

Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:34 WIB

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:18 WIB

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:16 WIB

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:13 WIB

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:05 WIB