Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Dicky Prastya | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 16:39 WIB
Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan menyiapkan regulasi bisnis fasilitas penyimpanan terapung dan bunkering kapal untuk PT Asinusa Putra Sekawan di Pulau Nipa.
  • Pemanfaatan lokasi strategis Pulau Nipa bertujuan menarik kapal asing agar memberikan kontribusi pendapatan negara melalui layanan labuh tersebut.
  • Satgas P2SP menargetkan penyelesaian kendala regulasi dalam satu bulan agar Indonesia mampu bersaing dengan Malaysia dan Singapura.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan penyusunan regulasi untuk bisnis floating storage unit (FSU atau fasilitas penyimpanan terapung) dan bunkering kapal.

Hal ini sekaligus menanggapi masukan dari PT Asinusa Putra Sekawan dalam sidang debottlenecking yang digelar di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Perusahaan itu ingin membangun bisnis FSU dan bunkering di Pulau Nipa, Selat Malaka.

Saat ditemui sesudah sidang, Menkeu Purbaya mengatakan kalau dirinya pernah ke kawasan tersebut saat bertugas di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Ia bercerita, di lokasi itu terdapat pulau kecil yang dijadikan kawasan bersinggah kapal sebelum berlabuh ke Singapura. Purbaya menilai kalau pulau tersebut sebenarnya bisa menjadi potensi bisnis untuk FSU maupun bunkering.

"Jadi itu bisa buat berlabuh kapal-kapal besar. Sementara ini kapal-kapal yang menunggu di Singapura itu, ya dekat-dekat Singapura. Jadi kita enggak dapat apa-apa. Kadang-kadang mereka parkir di tempat kita, kita enggak tahu, enggak bayar loh," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Jumat (10/4/2026).

Dari pengalaman itu, ia melihat potensi bisnis pulau tersebut untuk menjadikannya sebagai tempat berlabuh kapal-kapal yang sedang menunggu. Saat ini bisnis semacam itu memang sudah ada, namun belum maksimal.

Ilustrasi kapal. [Pixabay]
Ilustrasi kapal. [Pixabay]

"Kayaknya sudah jalan sebagian, yang tadi (PT Asinusa Putra Sekawan) mau diperluas, untuk penempatan. Boleh enggak dijadikan floating storage unit, kapal untuk floating storage, di situ semacam storage tapi kapal. Di mana orang bisa taruh di situ. Mungkin nanti kalau sudah dibetulkan nanti diekspor ke negara-negara sekeliling kita," papar dia.

Bendahara Negara menilai kalau ide itu bagus karena selama ini Indonesia memiliki laut yang luas, pulau bagus, lokasi strategis, namun belum dimanfaatkan maksimal.

Maka dari itu, Purbaya bakal mengatasi kendala PT Asinusa Putra Sekawan untuk memperluas bisnis FSU dan bunkering. Ia menargetkan satu bulan masalah itu bisa diselesaikan lewat Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP).

"Saya harapkan satu bulan sudah celar. Sehingga mereka bisa betul-betul bersaing dengan negara-negara Malaysia dan Singapura dalam hal menarik kapal-kapal asing yang mau isi bahan bakar, mau menunggu, dan lain-lain. Sehingga income buat kita bertambah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 15:36 WIB

Aldi Taher Ditegur Ustaz Abu Takeru soal Kalimat 'Semuanya Milik Allah', Reaksinya Bikin Salut

Aldi Taher Ditegur Ustaz Abu Takeru soal Kalimat 'Semuanya Milik Allah', Reaksinya Bikin Salut

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 12:17 WIB

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:32 WIB

UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape

UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:11 WIB

Wacana Pangkas Gaji Menteri, Purbaya Nyatakan Tak Keberatan, Sebut Bisa Capai 25 Persen

Wacana Pangkas Gaji Menteri, Purbaya Nyatakan Tak Keberatan, Sebut Bisa Capai 25 Persen

Video | Kamis, 09 April 2026 | 19:05 WIB

Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal

Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:47 WIB

Terkini

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:27 WIB

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:14 WIB

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:24 WIB

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:02 WIB

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:39 WIB

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:38 WIB

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:06 WIB