Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Dicky Prastya

Jum'at, 10 April 2026 | 16:39 WIB
Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan menyiapkan regulasi bisnis fasilitas penyimpanan terapung dan bunkering kapal untuk PT Asinusa Putra Sekawan di Pulau Nipa.
  • Pemanfaatan lokasi strategis Pulau Nipa bertujuan menarik kapal asing agar memberikan kontribusi pendapatan negara melalui layanan labuh tersebut.
  • Satgas P2SP menargetkan penyelesaian kendala regulasi dalam satu bulan agar Indonesia mampu bersaing dengan Malaysia dan Singapura.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan penyusunan regulasi untuk bisnis floating storage unit (FSU atau fasilitas penyimpanan terapung) dan bunkering kapal.

Hal ini sekaligus menanggapi masukan dari PT Asinusa Putra Sekawan dalam sidang debottlenecking yang digelar di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Perusahaan itu ingin membangun bisnis FSU dan bunkering di Pulau Nipa, Selat Malaka.

Saat ditemui sesudah sidang, Menkeu Purbaya mengatakan kalau dirinya pernah ke kawasan tersebut saat bertugas di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Ia bercerita, di lokasi itu terdapat pulau kecil yang dijadikan kawasan bersinggah kapal sebelum berlabuh ke Singapura. Purbaya menilai kalau pulau tersebut sebenarnya bisa menjadi potensi bisnis untuk FSU maupun bunkering.

"Jadi itu bisa buat berlabuh kapal-kapal besar. Sementara ini kapal-kapal yang menunggu di Singapura itu, ya dekat-dekat Singapura. Jadi kita enggak dapat apa-apa. Kadang-kadang mereka parkir di tempat kita, kita enggak tahu, enggak bayar loh," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Jumat (10/4/2026).

Dari pengalaman itu, ia melihat potensi bisnis pulau tersebut untuk menjadikannya sebagai tempat berlabuh kapal-kapal yang sedang menunggu. Saat ini bisnis semacam itu memang sudah ada, namun belum maksimal.

Ilustrasi kapal. [Pixabay]
Ilustrasi kapal. [Pixabay]

"Kayaknya sudah jalan sebagian, yang tadi (PT Asinusa Putra Sekawan) mau diperluas, untuk penempatan. Boleh enggak dijadikan floating storage unit, kapal untuk floating storage, di situ semacam storage tapi kapal. Di mana orang bisa taruh di situ. Mungkin nanti kalau sudah dibetulkan nanti diekspor ke negara-negara sekeliling kita," papar dia.

Bendahara Negara menilai kalau ide itu bagus karena selama ini Indonesia memiliki laut yang luas, pulau bagus, lokasi strategis, namun belum dimanfaatkan maksimal.

Maka dari itu, Purbaya bakal mengatasi kendala PT Asinusa Putra Sekawan untuk memperluas bisnis FSU dan bunkering. Ia menargetkan satu bulan masalah itu bisa diselesaikan lewat Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP).

"Saya harapkan satu bulan sudah celar. Sehingga mereka bisa betul-betul bersaing dengan negara-negara Malaysia dan Singapura dalam hal menarik kapal-kapal asing yang mau isi bahan bakar, mau menunggu, dan lain-lain. Sehingga income buat kita bertambah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 15:36 WIB

Aldi Taher Ditegur Ustaz Abu Takeru soal Kalimat 'Semuanya Milik Allah', Reaksinya Bikin Salut

Aldi Taher Ditegur Ustaz Abu Takeru soal Kalimat 'Semuanya Milik Allah', Reaksinya Bikin Salut

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 12:17 WIB

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:32 WIB

UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape

UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:11 WIB

Wacana Pangkas Gaji Menteri, Purbaya Nyatakan Tak Keberatan, Sebut Bisa Capai 25 Persen

Wacana Pangkas Gaji Menteri, Purbaya Nyatakan Tak Keberatan, Sebut Bisa Capai 25 Persen

Video | Kamis, 09 April 2026 | 19:05 WIB

Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal

Dukung Resiliensi UMKM di Era Perubahan, Shopee & JNE Gelar Pelatihan Bagi Puluhan Pengusaha Lokal

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:47 WIB

Terkini

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:44 WIB