Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Achmad Fauzi

Jum'at, 10 April 2026 | 15:02 WIB
Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penutupan wilayah udara China bisa berdampak pada pariwisata. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Penutupan wilayah udara China berpotensi mengurangi arus wisata global, sehingga pemerintah berupaya menjaga masyarakat tetap bepergian.
  • Menhub menegaskan setiap negara memiliki kondisi berbeda, sehingga Indonesia tetap menghormati langkah yang diambil China.
  • Penutupan 40 hari tanpa penjelasan memicu spekulasi sebagai sinyal latihan militer besar, yang juga berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengungkapkan dampak penutupan sebagian wilayah udara China selama 40 hari. Salah satunya dampaknya pada sektor pariwisata.

"Jadi kita menjaga sedemikian rupa supaya masyarakat Indonesia masih berpergian karena kita juga mengantipasi kalau terjadinya pengurangan arus wisata dari mana-mana," ujarnya saat ditemui di Habitate, Jakarta seperti yang dikutip Jumat (10/4/2026).

Namun, demikian, Menhub tetap menghormati kebijakan yang dikeluarkan oleh negeri tirai bambu tersebut. Pasalnya, ia menilai setiap kondisi negara berbeda-beda.

"Kondisi masing-masing negara itu kan berbeda. Kemarin (saat Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara) disampaikan bahwa kondisi kita kan lebih baik dari negara-negara lain," bebernya.

Pesawat berbadan lebar yang melayani penerbangan internasional milik maskapai Air China. [Dok.Antara]
Pesawat berbadan lebar yang melayani penerbangan internasional milik maskapai Air China. [Dok.Antara]

Untuk diketahui, Pemerintah China secara tiba-tiba menutup sebagian wilayah udara di lepas pantai Shanghai selama 40 hari tanpa memberikan penjelasan resmi. Langkah ini memicu spekulasi luas terkait potensi aktivitas militer berskala besar.

Dikutip dari The Washington Post, zona larangan terbang tersebut diumumkan melalui pemberitahuan penerbangan atau notice to airmen (NOTAM), yang biasanya digunakan untuk mendahului latihan militer atau uji coba rudal oleh China.

Zona pembatasan ini berlaku mulai 27 Maret hingga 6 Mei 2026 dan mencakup area sekitar 340 mil yang terbagi dalam lima wilayah berbeda. Namun, tidak ada alasan resmi yang disampaikan terkait penutupan wilayah udara dalam durasi yang tidak biasa tersebut.

Sejumlah analis militer menilai langkah ini merupakan indikasi kuat bahwa China tengah bersiap menggelar latihan militer besar. Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait aktivitas tersebut.

Mantan Kapten Angkatan Laut AS, Jim Fanell, mengatakan zona penutupan ini kemungkinan berkaitan dengan latihan militer seperti Justice Mission Exercises yang sebelumnya melibatkan manuver besar angkatan laut dan udara di sekitar Taiwan.

baca juga

"Kemungkinan besar terkait dengan latihan yang akan datang seperti Latihan Misi Keadilan sebelumnya", ujarnya.

Sementara itu, pakar China dari International Assessment and Strategy Center, Rick Fisher, menilai durasi 40 hari memberi peluang bagi militer China untuk melatih operasi berkelanjutan dengan intensitas tinggi.

Ia juga menyebut lokasi zona pembatasan dapat digunakan untuk menghambat pergerakan pasukan AS dari Korea Selatan menuju kawasan operasi di sekitar Taiwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat

Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 11:08 WIB

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:23 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×