Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 09:27 WIB
Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi [Suara.com/Rina A]
  • Asing Net Sell Rp 23,34 Triliun. Terjadi pembalikan drastis dari net buy di Februari, dipicu ketidakpastian global. 
  • IHSG turun 14,42 persen secara bulanan, sementara yield SBN naik mencerminkan peningkatan risiko. 
  • Kinerja reksa dana tetap stabil dengan net subscription Rp 29,12 triliun, menunjukkan kepercayaan lokal masih kuat. 

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan banyak investor asing membawa kabur dananya dari pasar modal Indonesia. Hal ini seiring dengan kondisi geopolitik di Timur Tengah.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan dengan kondisi itu membuat banyak investor asing jual saham RI secara massal.

"Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 23,34 triliun di pasar saham pada Maret 2026. Angka tersebut berbalik tajam dibandingkan Februari 2026 yang masih mencatat net buy Rp 0,36 triliun. Lonjakan aksi jual ini dipicu transaksi di pasar negosiasi pada sejumlah saham emiten," ujarnya saat konferensi pers RDK Bulanan di kutip dari Youtube OJK, Selasa (6/3/2026).

Dia mengatakan tekanan tersebut turut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup di level 7.048,22 pada akhir Maret 2026. Secara bulanan, IHSG terkoreksi 14,42 persen, sementara secara tahun berjalan melemah 18,49 persen.

Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]

Menurut Hasan, meningkatnya volatilitas pasar dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah, sehingga mendorong pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see.

Dari sisi aktivitas perdagangan, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) tercatat sebesar Rp 20,66 triliun, turun dibandingkan Februari 2026 yang mencapai Rp 25,62 triliun.

Meski demikian, likuiditas pasar dinilai masih terjaga dengan rata-rata bid-ask spread sebesar 1,55 kali.

Sementara itu, tekanan juga terjadi di pasar obligasi. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup di level 433,16, terkoreksi 2,03 persen secara bulanan dan 1,74 persen secara tahun berjalan.

Kenaikan yield Surat Berharga Negara (SBN) rata-rata sebesar 44,47 basis poin secara bulanan dan 54,51 basis poin secara tahun berjalan mencerminkan meningkatnya persepsi risiko investor.

Di pasar SBN, investor asing mencatatkan kasi jual Rp 21,80 triliun secara bulanan, sehingga total net sell sepanjang tahun berjalan mencapai Rp 25,09 triliun. Sebaliknya, di pasar obligasi korporasi, investor masih mencatat aksi beli Rp 0,92 triliun secara bulanan.

Di tengah tekanan pasar, kinerja industri pengelolaan investasi relatif lebih stabil. Nilai dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) tercatat sebesar Rp 1.084,10 triliun, turun 1,62 persen secara bulanan, namun masih tumbuh 3,97 persen secara tahun berjalan.

Adapun Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp 695,71 triliun, terkoreksi 2,51 persen secara bulanan, tetapi tetap mencatatkan pertumbuhan 3,02 persen secara tahun berjalan.

Hasan menambahkan, kinerja reksa dana yang masih terjaga didukung oleh tingginya minat investor, tercermin dari net subscription sebesar Rp 29,12 triliun sepanjang tahun berjalan.

"Hal ini menunjukkan kepercayaan investor domestik masih cukup kuat di tengah dinamika pasar global," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:12 WIB

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:06 WIB

Terkini

BPMA Gandeng BUMN, Industri Migas Aceh Prioritaskan Gunakan Produk Lokal

BPMA Gandeng BUMN, Industri Migas Aceh Prioritaskan Gunakan Produk Lokal

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:15 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun, UBS Ikutan Anjlok!

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun, UBS Ikutan Anjlok!

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:11 WIB

DPR Usul Pembelian Gas 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina, Ini Tujuannya

DPR Usul Pembelian Gas 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina, Ini Tujuannya

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:35 WIB

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:12 WIB

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:06 WIB

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:55 WIB

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB