Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 16:34 WIB
Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik
Ilustrasi. PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD kini mengaku kesulitan mencari bahan kemasan plastik untuk produk-produk pangan mereka. Foto Suara.com
  • Perang Timur Tengah picu kelangkaan biji plastik global, ganggu produksi kemasan ID FOOD.
  • Stok beras, minyak goreng, dan pupuk terancam akibat sulitnya pasokan karung serta plastik.
  • ID FOOD khawatir gangguan kemasan hambat distribusi Cadangan Pangan Pemerintah dan Pangan Murah.

Suara.com - Dampak eskalasi konflik di Timur Tengah mulai merembet ke sektor pangan nasional. Bukan sekadar kenaikan harga, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD kini mengaku kesulitan mencari bahan kemasan plastik untuk produk-produk pangan mereka.

Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo mengungkapkan, ketegangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah mengganggu pasokan biji plastik global. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi ketahanan pangan domestik.

"Kami kesulitan yang sekarang lagi terasa di pihak kami sebagai pemain pangan, yaitu kesulitan kemasan. Di semua pabrik-pabrik itu sudah mulai terasa kelangkaan biji plastik," ujar Ghimoyo dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Ghimoyo menjelaskan, plastik merupakan komponen krusial dalam industri pangan. Tanpa kemasan yang memadai, distribusi komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, hingga pupuk dipastikan bakal terhambat.

"Seluruh pangan, pupuk, dan beras itu menggunakan karung plastik. Lalu kemasan-kemasan kiloan dan minyak goreng juga menggunakan bahan yang sama," paparnya.

Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu penugasan pemerintah kepada ID FOOD, terutama dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Pasalnya, ID FOOD bertanggung jawab atas enam komoditas utama: daging ruminansia, daging ayam, telur, gula, minyak goreng, dan ikan kembung.

Tak hanya itu, program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar 420 titik di seluruh Indonesia pada tahun 2026 juga terancam ikut terdampak jika masalah kemasan ini tak segera terurai.

Kelangkaan ini sejatinya merupakan imbas logis dari posisi Timur Tengah sebagai jantung produsen bahan baku plastik dunia. Berdasarkan data S&P Global Energy, kawasan tersebut menyumbang sekitar 25% ekspor polyethylene dan polypropylene dunia.

Gejolak perang di wilayah tersebut tidak hanya memicu lonjakan harga minyak bumi sebagai bahan dasar plastik, tetapi juga memutus rantai distribusi biji plastik ke pasar internasional, termasuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:55 WIB

Peneliti UGM Ungkap Bahaya Domino Kenaikan Harga Plastik: Dari Inflasi Hingga Ancaman PHK

Peneliti UGM Ungkap Bahaya Domino Kenaikan Harga Plastik: Dari Inflasi Hingga Ancaman PHK

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:42 WIB

Plastik Makin Mahal, Ini 8 Alternatif Pengganti yang Bisa Jadi Solusi Pedagang

Plastik Makin Mahal, Ini 8 Alternatif Pengganti yang Bisa Jadi Solusi Pedagang

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:39 WIB

Pemerintah Klaim Pengusaha Sambut Baik Pembentukan BUMN Ekspor PT DSI

Pemerintah Klaim Pengusaha Sambut Baik Pembentukan BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:23 WIB

Ini Tugas BUMN Ekspor Baru PT DSI, Beroperasi Penuh 1 Januari 2027

Ini Tugas BUMN Ekspor Baru PT DSI, Beroperasi Penuh 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Wajibkan Dolar Hasil Ekspor Masuk Himbara, Apa Untung Ruginya?

Pemerintah Wajibkan Dolar Hasil Ekspor Masuk Himbara, Apa Untung Ruginya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:09 WIB

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:46 WIB

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:36 WIB

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:30 WIB