Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 April 2026 | 16:34 WIB
Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik
Ilustrasi. PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD kini mengaku kesulitan mencari bahan kemasan plastik untuk produk-produk pangan mereka. Foto Suara.com
baca 10 detik
  • Perang Timur Tengah picu kelangkaan biji plastik global, ganggu produksi kemasan ID FOOD.
  • Stok beras, minyak goreng, dan pupuk terancam akibat sulitnya pasokan karung serta plastik.
  • ID FOOD khawatir gangguan kemasan hambat distribusi Cadangan Pangan Pemerintah dan Pangan Murah.

Suara.com - Dampak eskalasi konflik di Timur Tengah mulai merembet ke sektor pangan nasional. Bukan sekadar kenaikan harga, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD kini mengaku kesulitan mencari bahan kemasan plastik untuk produk-produk pangan mereka.

Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo mengungkapkan, ketegangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah mengganggu pasokan biji plastik global. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi ketahanan pangan domestik.

"Kami kesulitan yang sekarang lagi terasa di pihak kami sebagai pemain pangan, yaitu kesulitan kemasan. Di semua pabrik-pabrik itu sudah mulai terasa kelangkaan biji plastik," ujar Ghimoyo dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Ghimoyo menjelaskan, plastik merupakan komponen krusial dalam industri pangan. Tanpa kemasan yang memadai, distribusi komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, hingga pupuk dipastikan bakal terhambat.

"Seluruh pangan, pupuk, dan beras itu menggunakan karung plastik. Lalu kemasan-kemasan kiloan dan minyak goreng juga menggunakan bahan yang sama," paparnya.

Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu penugasan pemerintah kepada ID FOOD, terutama dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Pasalnya, ID FOOD bertanggung jawab atas enam komoditas utama: daging ruminansia, daging ayam, telur, gula, minyak goreng, dan ikan kembung.

Tak hanya itu, program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar 420 titik di seluruh Indonesia pada tahun 2026 juga terancam ikut terdampak jika masalah kemasan ini tak segera terurai.

Kelangkaan ini sejatinya merupakan imbas logis dari posisi Timur Tengah sebagai jantung produsen bahan baku plastik dunia. Berdasarkan data S&P Global Energy, kawasan tersebut menyumbang sekitar 25% ekspor polyethylene dan polypropylene dunia.

Gejolak perang di wilayah tersebut tidak hanya memicu lonjakan harga minyak bumi sebagai bahan dasar plastik, tetapi juga memutus rantai distribusi biji plastik ke pasar internasional, termasuk Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:55 WIB

Peneliti UGM Ungkap Bahaya Domino Kenaikan Harga Plastik: Dari Inflasi Hingga Ancaman PHK

Peneliti UGM Ungkap Bahaya Domino Kenaikan Harga Plastik: Dari Inflasi Hingga Ancaman PHK

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:42 WIB

Plastik Makin Mahal, Ini 8 Alternatif Pengganti yang Bisa Jadi Solusi Pedagang

Plastik Makin Mahal, Ini 8 Alternatif Pengganti yang Bisa Jadi Solusi Pedagang

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×