Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:36 WIB
Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian
Sales Promotin Girl dari STIG menunjukkan salah satu produk pada acara "Vape Fair" di JCC, Jakarta, Sabtu (7/9). (Suara.com/Angga Budhiyanto)
baca 10 detik
  • Isu narkoba lewat vape tekan omzet dan ancam 150 ribu pekerja legal.
  • Pelaku usaha vape legal mengaku terkena stigma dan tekanan sosial.
  • Industri vape legal minta pemerintah bedakan oknum dan usaha resmi.

Suara.com - Maraknya isu penyalahgunaan narkoba menggunakan perangkat rokok elektronik atau vape mulai memberi tekanan besar terhadap industri vape legal di Indonesia. Dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga ribuan pekerja yang menggantungkan hidup dari sektor ini.

Pelaku industri menilai stigma sosial yang muncul akibat kasus penyalahgunaan vape oleh oknum tertentu telah memukul kepercayaan konsumen. Kondisi tersebut mulai berdampak pada penurunan aktivitas usaha di sektor ritel, distribusi, manufaktur liquid, hingga pelaku UMKM kreatif yang terhubung dengan industri vape legal.

Ketua Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia, Budiyanto, menegaskan bahwa industri vape legal selama ini beroperasi sesuai aturan, termasuk memenuhi kewajiban cukai dan perizinan usaha. Namun, maraknya pemberitaan terkait penyalahgunaan narkoba menggunakan perangkat vape membuat citra industri ikut terkena imbas.

Menurutnya, praktik penyalahgunaan tersebut dilakukan oleh segelintir oknum yang memasukkan zat terlarang ke dalam perangkat vape dan tidak mewakili industri legal secara keseluruhan.

“Yang terjadi dalam beberapa kasus adalah penyalahgunaan oleh oknum dengan memasukkan zat terlarang ke dalam perangkat. Hal ini perlu ditegaskan bahwa praktik tersebut bukan bagian dari ekosistem industri vape legal,” ujar Budiyanto, Jumat (22/5/2026).

Ia mengungkapkan, tekanan terbesar kini dirasakan para pekerja dan pelaku UMKM vape legal yang berada di garis depan. Sejumlah toko vape mulai mengalami penurunan konsumen akibat meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap produk vape.

“Pekerja menjadi pihak yang paling rentan terdampak, karena penurunan aktivitas usaha secara langsung berimplikasi pada stabilitas pendapatan dan keberlangsungan pekerjaan mereka,” katanya.

Budiyanto menyebut industri vape saat ini telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang cukup besar. Tercatat hampir 150 ribu tenaga kerja terlibat di berbagai sektor industri vape legal, dengan jumlah pengguna aktif mencapai sekitar 2,4 juta orang. Selain itu, industri ini juga memberikan kontribusi penerimaan negara melalui cukai sekitar Rp2,8 triliun.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Ritel Vape Indonesia, Fachmi Kurnia Firmansyah Siregar, mengatakan tekanan sosial terhadap pelaku usaha vape legal semakin meningkat seiring berkembangnya wacana pelarangan vape.

baca juga

Menurutnya, sejumlah anggota asosiasi menghadapi kesulitan mempertahankan usaha. Mulai dari penolakan perpanjangan sewa tempat usaha, kesulitan mengakses kredit perbankan, hingga tekanan sosial dari masyarakat yang menganggap toko vape identik dengan narkoba.

“Beberapa anggota kami tidak dapat melanjutkan sewa karena pemilik usaha khawatir terhadap wacana tersebut, beberapa terkena persekusi oleh warga sekitar karena dianggap menjual narkoba, dan ada yang tidak dapat mengajukan kredit ke bank karena khawatir bisnis vape menjadi ilegal,” ujar Fachmi.

Ia menilai pelaku usaha legal kini hidup dalam ketidakpastian akibat tindakan oknum yang tidak berkaitan dengan industri resmi.

“Kami bekerja dan mencari usaha yang legal, tiba-tiba usaha kami akan diilegalkan karena perbuatan orang-orang tidak bertanggung jawab yang tidak ada kaitannya dengan kami,” katanya.

Baik APVI maupun ARVINDO menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan narkoba. Namun mereka meminta pemerintah membedakan secara tegas antara tindakan kriminal penyalahgunaan narkoba dengan keberlangsungan industri vape legal yang selama ini mematuhi aturan.

Pelaku industri juga mengaku siap mendukung pengawasan lebih ketat terhadap peredaran vape ilegal dan aktif berkoordinasi dengan aparat kepolisian, Badan Narkotika Nasional, hingga bea cukai jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Mereka berharap kebijakan yang diambil pemerintah tetap proporsional agar tidak memicu dampak ekonomi yang lebih luas, terutama bagi para pekerja dan UMKM yang bergantung pada industri vape legal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel Perkuat Coverage Pekerja Informal melalui Jamsostek Poin"

BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel Perkuat Coverage Pekerja Informal melalui Jamsostek Poin"

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:17 WIB

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:44 WIB

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terkini

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

×