Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Jaga Ketahanan Pangan ASEAN, Pupuk Indonesia Bentuk SEAFA Bersama Petronas dan BFI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 08:22 WIB
Jaga Ketahanan Pangan ASEAN, Pupuk Indonesia Bentuk SEAFA Bersama Petronas dan BFI
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi (tengah); bersama Direktur Utama Brunei Fertilizer Industries, Harri Kiiski (kanan); dan Manajer Umum Senior, Komersial, Petronas Chemicals Group, Berhad Bahrin bin Asmawi (kiri); pada sesi penandatanganan kerja sama Southeast Asia Fertilizer Association (SEAFA) dalam acara Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali. Foto Pupuk Indonesia.
  • Pupuk Indonesia, Petronas, dan BFI resmi bentuk asosiasi pupuk ASEAN (SEAFA).
  • Pupuk Indonesia jadi Chairman pertama; sekretariat berkedudukan di Brunei.
  • Perkuat rantai pasok, ketahanan pangan, dan adopsi teknologi rendah karbon.

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) resmi memperkuat taji di kancah regional. Bekerja sama dengan Petronas Chemicals Group Berhad (Malaysia) dan Brunei Fertilizer Industries (Brunei Darussalam), produsen pupuk pelat merah ini mendeklarasikan pembentukan Southeast Asia Fertilizer Association (SEAFA).

Deklarasi yang berlangsung dalam rangkaian Argus Fertilizer Asia Conference, Rabu (1/4), ini bertujuan untuk memperkuat sinergi produsen pupuk di kawasan ASEAN. Langkah strategis ini diambil guna menghadapi volatilitas pasar global serta menjaga ketahanan pangan regional.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menegaskan bahwa pembentukan SEAFA bukan sekadar seremoni. Ini merupakan langkah adaptif industri untuk merespons tantangan geopolitik, terutama ketegangan di Timur Tengah yang kerap mengganggu rantai pasok energi dan pertanian.

"SEAFA berangkat dari pemahaman bahwa tantangan ketahanan pangan regional semakin kompleks. Menghadapi hal tersebut membutuhkan informasi yang lebih baik dan tanggung jawab bersama," ujar Rahmad dalam keterangan resminya.

Dalam struktur organisasi awal, Indonesia memegang peran sentral. Pupuk Indonesia ditunjuk sebagai Chairman pertama SEAFA, didampingi Petronas Chemicals Group sebagai Co-Chairman. Sementara itu, Brunei Darussalam disepakati menjadi lokasi kantor sekretariat utama asosiasi.

Jabatan ketua asosiasi ini nantinya akan digilir setiap satu tahun sekali antar anggota. Kolaborasi ini juga membuka pintu bagi produsen pupuk dari negara ASEAN lainnya untuk bergabung di masa depan.

Bagi industri domestik, kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kapasitas produksi, serta mewujudkan rantai pasok yang lebih tangguh. Tak hanya soal produksi, SEAFA akan menjadi wadah berbagi inovasi terkait teknologi rendah karbon dan digitalisasi rantai pasok.

Langkah korporasi ini mendapat apresiasi dari pemerintah. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang turut hadir menyatakan bahwa kolaborasi antarnegara adalah kunci utama di tengah dinamika global.

“Pupuk bukan hanya urusan industri, tetapi berkaitan langsung dengan ketahanan pangan. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus kolaborasi,” tegas Sudaryono.

Ke depan, SEAFA diharapkan menjadi representasi tunggal industri pupuk Asia Tenggara di forum internasional, terutama dalam menyuarakan agenda perubahan iklim dan stabilitas pasokan pangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Statistik Gila Muhammad Sanjaya di Laga Debut, Calon Bintang Baru Timnas Futsal Indonesia?

Statistik Gila Muhammad Sanjaya di Laga Debut, Calon Bintang Baru Timnas Futsal Indonesia?

Bola | Selasa, 07 April 2026 | 13:00 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam

Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam

Video | Senin, 06 April 2026 | 22:30 WIB

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

News | Senin, 06 April 2026 | 15:58 WIB

Terkini

7 Bank Bangkrut di Indonesia pada Kuartal I 2026, Simak Daftar Terbarunya

7 Bank Bangkrut di Indonesia pada Kuartal I 2026, Simak Daftar Terbarunya

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:22 WIB

Target Besar Tambang RI, Smelter Pakai 100% Energi Terbarukan

Target Besar Tambang RI, Smelter Pakai 100% Energi Terbarukan

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:20 WIB

Sektor Alternatif: Dorong Pemahaman Profil Risiko Produk Tembakau Non-Bakar

Sektor Alternatif: Dorong Pemahaman Profil Risiko Produk Tembakau Non-Bakar

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:16 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp491,63 Triliun

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp491,63 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:52 WIB

BEI Gembok Saham YPAS, UDNG, dan POLY, Investor Diminta Waspada

BEI Gembok Saham YPAS, UDNG, dan POLY, Investor Diminta Waspada

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:36 WIB

CELIOS Wanti-Wanti Mandatori B50 Bisa Bikin Rugi Negara

CELIOS Wanti-Wanti Mandatori B50 Bisa Bikin Rugi Negara

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:29 WIB

Vietnam Nyontek RI Kembangkan Energi Hidrogen

Vietnam Nyontek RI Kembangkan Energi Hidrogen

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:25 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:01 WIB

Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh

Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 05:57 WIB

Produksi Ikan Nasional Diprediksi Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Produksi Ikan Nasional Diprediksi Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 22:05 WIB