Suara.com - Konflik Timur Tengah belum kunjung reda dan mulai memberi dampak secara global. Hal ini ditujukan pada pasokan pupuk berbasis nitrogen.
Hal ini dituturkan Guru Besar Fakultas Pertanian UGM, Subejo, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, jika konflik ini berkepanjangan dan berdampak pada pasokan bahan baku yang masuk ke Indonesia, cukup berisiko, sebab negara-negara Teluk jadi produsen penting pupuk berbasis nitrogen.
Menurutnya, pemerintah dan pihak swasta bisa bekerja sama untuk meningkatkan produktivitas pupuk dalam negeri. Termasuk melibatkan masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya yang ada.