Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh

M Nurhadi

Rabu, 08 April 2026 | 05:57 WIB
Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh
Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pada 7 April 2026, serangan udara merusak infrastruktur strategis Iran setelah AS menuntut pembukaan kembali Selat Hormuz.
  • Iran merespons dengan meluncurkan rudal ke Arab Saudi dan Israel, menyebabkan korban jiwa serta lonjakan harga minyak.
  • Dunia internasional mengecam ancaman serangan terhadap fasilitas sipil Iran, sementara upaya mediasi diplomatik terus dilakukan secara mendesak.

Suara.com - Situasi di Timur Tengah mencapai titik kritis pada Selasa (7/4/2026) malam. Serangan udara dilaporkan telah menghantam dua jembatan strategis dan sebuah stasiun kereta api di Iran, di saat Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan keras bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini" jika Teheran tidak segera menyepakati tuntutan Washington, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz.

Ketegangan ini memicu kepanikan luar biasa di warga sipil. Pemerintah Iran merespons dengan menyerukan mobilisasi massa, meminta pelajar, atlet, dan seniman untuk membentuk "rantai manusia" guna melindungi pembangkit listrik dari ancaman pemboman yang dijanjikan Trump jika kesepakatan tidak tercapai hingga pukul 20.00 waktu setempat.

Militer Israel mengonfirmasi telah menyerang situs petrokimia di Shiraz untuk hari kedua berturut-turut. Selain itu, otoritas Iran melaporkan kerusakan pada infrastruktur transportasi utama, termasuk jembatan kereta api dan jalan raya.

Meski demikian, baik AS maupun Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait tanggung jawab atas hancurnya jembatan-jembatan tersebut.

Di sisi lain, Iran membalas dengan meluncurkan tujuh rudal balistik ke arah Arab Saudi yang menargetkan fasilitas energi, serta serangan rudal ke wilayah Tel Aviv dan Eilat di Israel.

Dampak dari serangan ini memaksa penutupan sementara King Fahd Causeway, jalur darat utama yang menghubungkan Arab Saudi dan Bahrain.

Sejak konflik pecah pada akhir Februari, dilaporkan lebih dari 1.900 orang tewas di Iran. Sementara itu, pertempuran di Lebanon antara Israel dan Hizbullah telah menelan 1.400 korban jiwa dan memaksa satu juta orang mengungsi.

Blokade Iran terhadap Selat Hormuz telah menjadi senjata paling mematikan dalam perang ini. Mengingat seperlima pasokan minyak dunia melintasi jalur tersebut, harga minyak mentah jenis Brent melonjak drastis hingga melampaui 108 dolar AS per barel, naik sekitar 50 persen sejak awal perang.

Kondisi ini memberikan tekanan besar bagi ekonomi global, memicu kenaikan harga pangan dan bahan bakar di berbagai negara, serta meningkatkan urgensi bagi Trump untuk mencari jalan keluar diplomatik di tengah tekanan domestik dan internasional.

baca juga

Rencana Trump untuk menghancurkan infrastruktur sipil Iran seperti jembatan dan pembangkit listrik menuai kecaman keras dari dunia internasional.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, dan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, memperingatkan bahwa serangan terhadap fasilitas energi sipil dilarang oleh hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Namun, seperti yang dikutip dari Reuters, Donald Trump menyatakan kepada wartawan bahwa ia "sama sekali tidak khawatir" dengan label kejahatan perang tersebut.

Saat ini, mediator dari Pakistan, Mesir, dan Turki dilaporkan tengah "berlomba dengan waktu" untuk memfasilitasi komunikasi tidak langsung antara Washington dan Teheran.

Iran dikabarkan bersedia membuka kembali Selat Hormuz jika AS memberikan pelonggaran sanksi, terutama pada sektor minyak, guna menstabilkan pasar energi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?

Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:04 WIB

Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab

Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:24 WIB

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:55 WIB

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:15 WIB

Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar

Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 17:17 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×