Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tak Hanya Listrik, Energi Panas Bumi Bisa untuk Ketahanan Pangan

Achmad Fauzi

Kamis, 09 April 2026 | 07:31 WIB
Tak Hanya Listrik, Energi Panas Bumi Bisa untuk Ketahanan Pangan
Energi panas bumi bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.
baca 10 detik
  • Pemanfaatan panas bumi tidak hanya untuk listrik, tetapi juga menghasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah bagi ribuan masyarakat melalui sektor pertanian dan perikanan.
  • Teknologi pemanas berbasis panas bumi mampu meningkatkan bobot ikan secara signifikan dan mempercepat masa panen, sehingga produksi pangan lebih efisien.
  • Panas bumi dimanfaatkan untuk pupuk, budidaya, hingga pengolahan hasil panen, sekaligus mengurangi emisi dan limbah lingkungan.

Suara.com - Energi panas bumi kini tak hanya dimanfaatkan sebagai sumber listrik, tetapi juga mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari sektor pertanian hingga perikanan.

Salah satunya yang dilakukan oleh PT Pertamina Geotheral Energy Tbk. (PGEO) atau PGE melalui melalui program KANYAAH di Kamojang. Program itu mengintegrasikan energi panas bumi ke dalam sektor pertanian dan perikanan.

Program ini menghasilkan 193,8 ton pupuk organik yang digunakan di lahan seluas 12,34 hektare.

Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, memastikan komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata dari energi panas bumi.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap tetes uap panas bumi yang kami manfaatkan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Ini adalah wujud nyata kontribusi PGE dalam mendukung ketahanan energi dan pangan nasional," ujarnya seperti dikutip, Kamis (9/4/2026).

PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang merupakan bagian dari Subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE).
Energi panas bumi bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.

Tak hanya itu, teknologi pemanas berbasis geothermal juga mampu meningkatkan bobot ikan dari 200 gram menjadi 330 gram per ekor, serta mempercepat masa panen hingga 25 persen.

Secara ekonomi, dampaknya pun signifikan. Program ini telah menjangkau 4.397 penerima manfaat dengan total penghasilan mencapai Rp 3,08 miliar.

Atas program ini, PGE diganjar penghargaan PROPER Emas untuk Area Kamojang dan Ulubelu.

Selain di Kamojang, inovasi serupa juga dikembangkan di Ulubelu melalui program SAI BUMI JEJAMA.

baca juga

Program ini memanfaatkan panas bumi untuk mendukung pertanian dan perikanan, dengan hasil produksi mencapai 8 ton ikan per tahun, 674 kilogram sayuran, serta 120 ton pupuk organik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Baru Tahu Ada Pengadaan Motor Listrik MBG, Sebut dari Anggaran Tahun Lalu

Purbaya Baru Tahu Ada Pengadaan Motor Listrik MBG, Sebut dari Anggaran Tahun Lalu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 17:06 WIB

Masalah Komersialisasi Disebut Jadi Tantangan Utama Panas Bumi di Indonesia

Masalah Komersialisasi Disebut Jadi Tantangan Utama Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:06 WIB

Krisis Energi Global, Kendaraan Listrik Jadi Alternatif di Tengah Risiko Kelangkaan BBM

Krisis Energi Global, Kendaraan Listrik Jadi Alternatif di Tengah Risiko Kelangkaan BBM

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:05 WIB

Terkini

Kecanduan Judi Slot, Pria di Pacitan Gask Emas Rp350 Juta Milik Lansia Saat Ditinggal Kondangan

Kecanduan Judi Slot, Pria di Pacitan Gask Emas Rp350 Juta Milik Lansia Saat Ditinggal Kondangan

Jatim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:54 WIB

5 Aturan Feng Shui untuk Rumah Posisi Hook di Perumahan Modern agar Hoki dan Harmonis

5 Aturan Feng Shui untuk Rumah Posisi Hook di Perumahan Modern agar Hoki dan Harmonis

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:53 WIB

4 Shio yang Diprediksi Akan Hidup Lebih Baik Mulai 25 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Akan Hidup Lebih Baik Mulai 25 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:52 WIB

80,6 Persen Orang Indonesia Terhubung Internet, UMKM Ditantang Naik Kelas

80,6 Persen Orang Indonesia Terhubung Internet, UMKM Ditantang Naik Kelas

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti Jadi Juara Festival Pacu Jalur 2026

Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti Jadi Juara Festival Pacu Jalur 2026

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:46 WIB

BUMN RI Pamer Inovasi Bata Interlock di Danantara Housing Expo, Apa Hebatnya?

BUMN RI Pamer Inovasi Bata Interlock di Danantara Housing Expo, Apa Hebatnya?

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Misi Darurat di Jantung Way Kambas: Tim Alfa TNI Terjun Jinakkan Api

Misi Darurat di Jantung Way Kambas: Tim Alfa TNI Terjun Jinakkan Api

Lampung | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:36 WIB

5 Tinted Sunscreen Ringan untuk Dipakai Olahraga Pagi, Nyaman dan Nggak Bikin Gerah

5 Tinted Sunscreen Ringan untuk Dipakai Olahraga Pagi, Nyaman dan Nggak Bikin Gerah

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Gempa Flores, Perusahaan Tambang Ini Kirim Bantuan Logistik

Gempa Flores, Perusahaan Tambang Ini Kirim Bantuan Logistik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:33 WIB

×