Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf

Dicky Prastya | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 14:10 WIB
Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen akibat dampak kenaikan harga minyak dunia.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak prediksi tersebut dan meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai di atas 5,6 persen.
  • Pemerintah berkomitmen menjaga iklim investasi dan mengoptimalkan mesin ekonomi nasional untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berjalan dengan baik.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengomentari soal laporan Bank Dunia atau World Bank yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,8 persen ke 4,7 persen.

Menkeu Purbaya sendiri memprediksi kalau pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama 2026 bisa melebihi 5,6 persen. Ia menyebut perhitungan Bank Dunia itu menunjukkan kalau Indonesia memasuki masa resesi.

"Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali setelah itu kan? Kalau rata-ratanya ke 4,6 (persen). Saya pikir World Bank salah hitung," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Kendati begitu Bendahara Negara ingin memastikan program-program Pemerintah bisa berjalan baik, sistem keuangan siap mendukung pertumbuhan ekonomi, dan iklim investasi yang terjaga.

Dengan beragam upaya itu, Purbaya yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa berbalik ke arah yang lebih baik.

Ia juga berasumsi kalau perhitungan Bank Dunia itu muncul lantaran kenaikan harga minyak buntut perang Amerika Serikat vs Iran yang berujung penutupan Selat Hormuz.

Seorang pria berjalan di dekat kantor Bank Dunia [Unsplash/Markus krisetya]
Ilustrasi Bank Dunia atau World Bank. Foto: Seorang pria berjalan di dekat kantor Bank Dunia [Unsplash/Markus krisetya]

"Saya yakin World Bank menghitung itu karena dampak harga minyak tinggi kan? Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi, World Bank pasti akan ubah prediksinya kan?" umbar dia.

Bahkan Purbaya menilai kalau World Bank melakukan kesalahan besar karena menimbulkan sentimen negatif ke Indonesia. Ia menantang balik Bank Dunia untuk permintaan maaf apabila harga minyak kembali turun.

"Tapi dia sudah melakukan dosa besar. Dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal. Kalau dia ubah prediksi ekonomi lagi," beber dia.

Lebih lanjut Purbaya memastikan terus memperbaiki kondisi ekonomi RI dengan beragam cara.

"Saya sih akan optimalkan semua mesin ekonomi yang ada di sini, itu saja. Mungkin saja waktu yang betul nanti, tapi saya enggak tahu. Yang jelas kalau di angka saya sih sepertinya sedang membaik terus ke depan, dan kita jaga terus. Mungkin World Bank belum tahu jurus-jurus Asia saya. Bukan jurus-jurus Asia Pak Prabowo ya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah

Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:38 WIB

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:37 WIB

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:50 WIB

Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya

Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:57 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB