- CEO Indodax William Sutanto menyatakan influencer berperan penting dalam mengedukasi masyarakat terkait aset kripto yang kompleks di Indonesia.
- Program Bulan Literasi Kripto 2026 mendorong kolaborasi influencer untuk memperluas edukasi serta menekan penyebaran informasi keliru bagi publik.
- William menekankan perlunya regulasi ketat untuk mengawasi akun anonim guna menjaga integritas serta melindungi masyarakat dari kampanye negatif.
Memasuki tahun keempat, program ini hadir dengan cakupan lebih luas dan inklusif, menyasar berbagai kalangan mulai dari masyarakat umum, akademisi, influencer, pengembang teknologi, hingga aparat penegak hukum.
Dengan tema “Integrasi Inovasi Blockchain dan Kripto: Mewujudkan Transformasi Ekosistem Digital yang Inklusif”, program ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi digital nasional yang merata dan berkelanjutan.
Dalam salah satu sesi panel, peran influencer dan konten kreator kembali menjadi sorotan utama dalam ekosistem kripto. BLK 2026 juga mendorong keterlibatan mereka untuk menekan misinformasi sekaligus memperluas literasi kripto.
Sebagai tindak lanjut, program ini menggandeng influencer dan konten kreator melalui berbagai kegiatan edukasi di sejumlah kota, seperti diskusi dan workshop yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
William menambahkan, pihaknya terus mendukung upaya tersebut melalui program edukasi Indodax Academy serta menghadirkan platform yang aman dan transparan guna meningkatkan literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap industri kripto nasional.
(Antara)