Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

M Nurhadi

Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi
Kepala BGN Dadan Hindayana. [Antara]
  • Badan Gizi Nasional mengalokasikan anggaran sebesar Rp113 miliar untuk jasa Event Organizer dalam 31 paket pekerjaan berbeda.
  • Publik menuntut transparansi atas penggunaan dana tersebut karena mempertanyakan urgensi kegiatan seremoni dibandingkan dengan program perbaikan gizi.
  • Kepala BGN menyatakan penggunaan pihak ketiga diperlukan untuk mendukung operasional lembaga baru yang belum memiliki sumber daya memadai.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang memegang mandat krusial dalam Program Makan Bergizi Gratis, menjadi pusat perhatian setelah terungkapnya alokasi anggaran jumbo senilai lebih dari Rp113 miliar hanya untuk membiayai jasa Event Organizer (EO).

Isu ini mencuat ke permukaan sejak Sabtu (11/4/2026) setelah sebuah unggahan di platform X (dahulu Twitter) membedah data Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP).

Unggahan tersebut mengungkap adanya 31 paket pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai Rp113.916.541.381 yang tersebar di 16 perusahaan EO berbeda.

Tuntutan Transparansi: Output Nyata vs Seremoni

Kritik tajam mengalir dari masyarakat yang mempertanyakan urgensi belanja tersebut di tengah tugas pokok BGN dalam menuntaskan masalah gizi.

Publik menuntut kejelasan mengenai indikator keberhasilan dari pengeluaran sebesar itu. Muncul pertanyaan mendasar: apakah ratusan miliar tersebut berkontribusi langsung pada perbaikan gizi rakyat di lapangan, atau justru hanya terserap untuk kegiatan administratif dan seremoni kelembagaan semata?

"Setiap rupiah anggaran negara sejatinya bersumber dari pajak rakyat, yang semestinya kembali dalam bentuk program yang terasa, bukan sekadar acara yang terlihat," tulis salah satu narasi kritis yang viral di media sosial.

Klarifikasi BGN: Kebutuhan Strategis di Fase Awal

Merespons gelombang kritik tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan penjelasan resmi.

Menurutnya, pelibatan pihak ketiga atau EO merupakan langkah strategis yang tidak terhindarkan mengingat BGN masih berada dalam tahap awal pembentukan struktur dan tata kelola organisasi.

“Sebagai lembaga baru yang dibentuk untuk menjalankan program strategis nasional, kami tentu berada dalam fase awal pembangunan sistem. Dalam tahap ini, BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri,” ujar Dadan dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Dadan menekankan bahwa kegiatan kampanye publik dan sosialisasi nasional yang bersifat kompleks memerlukan sentuhan tenaga profesional demi memastikan standar kualitas, ketepatan waktu, dan mitigasi risiko operasional.

Keahlian dalam manajemen acara serta koordinasi vendor tersebut, menurut Dadan, secara realistis belum dimiliki oleh tim internal BGN saat ini.

Selain alasan teknis operasional, BGN berargumen bahwa penggunaan EO membantu menata administrasi keuangan menjadi lebih sistematis.

Dengan menggandeng pihak ketiga, proses pengadaan dan pelaporan diklaim dapat dilakukan secara terpusat, yang pada gilirannya membantu BGN dalam menyusun strategi komunikasi dan optimalisasi anggaran.

Meski diterjang isu pemborosan, Dadan menjamin bahwa seluruh proses pengadaan jasa tersebut tetap tunduk pada prinsip akuntabilitas.

“Setiap pengeluaran, termasuk penggunaan jasa EO, dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:22 WIB

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:17 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:16 WIB

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:08 WIB

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:50 WIB

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:28 WIB