Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

M Nurhadi

Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB
Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN
Emmo - JVH Max. (Emmo)
baca 10 detik
  • PT Yasa Artha Trimanunggal terpilih sebagai penyedia 21.801 unit motor listrik trail untuk operasional Badan Gizi Nasional.
  • Harga per unit sebesar Rp49,95 juta dinilai tidak efisien karena belum mencakup biaya legalitas dan jaminan garansi.
  • Publik menyoroti rekam jejak pimpinan perusahaan yang pernah diperiksa KPK terkait kasus korupsi bantuan sosial tahun 2020.

Suara.com - Penunjukan PT Yasa Artha Trimanunggal sebagai mitra pengadaan ribuan unit motor trail listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN) terus memicu perdebatan di ruang publik.

Bukan sekadar persoalan nilai kontrak yang fantastis, masyarakat kini mulai membedah profil perusahaan hingga rekam jejak para petingginya yang diketahui pernah berurusan dengan lembaga antirasuah.

Dalam proyek strategis ini, armada yang dipilih adalah motor trail listrik merek Emmo JVX GT. Satu unit kendaraan ini dibanderol dengan harga mencapai Rp49,95 juta. Namun, angka tersebut menuai kritik pedas lantaran statusnya yang masih off the road.

Keputusan menggunakan skema harga off the road untuk pengadaan berskala nasional dianggap tidak efisien bagi keuangan negara.

Dengan total pengadaan sebanyak 21.801 unit, nilai triliunan rupiah yang dialokasikan ternyata belum mencakup biaya pengurusan dokumen legalitas kendaraan, seperti STNK dan BPKB. Meskipun hal ini jadi perdebatan lantaran kendaraan tersebut disebut-sebut jadi milik negara yang bisa bebas pajak.

Kondisi ini mengharuskan pemerintah mengalokasikan anggaran tambahan agar motor-motor tersebut dapat dioperasikan secara legal di jalan raya.

Selain itu, muncul laporan bahwa harga premium tersebut belum mencakup jaminan garansi, sebuah fakta yang semakin memicu tanda tanya mengenai transparansi dan optimalisasi penggunaan uang rakyat dalam proyek MBG ini.

Jejak Pimpinan Perusahaan di Gedung Merah Putih

Aspek lain yang memperkeruh polemik ini adalah latar belakang pimpinan PT Yasa Artha Trimanunggal. Komisaris Utama perusahaan berinisial AM tercatat pernah berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

baca juga

AM diketahui sempat diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial pada tahun 2020.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan di Gedung Merah Putih KPK terkait skandal yang sebelumnya juga menyeret mantan Menteri Sosial, Juliari Batubara.

Kasus yang melibatkan AM berkaitan dengan kerugian negara senilai Rp200 miliar dalam proyek pengadaan bansos presiden untuk penanganan pandemi serta penyaluran beras.

Meski statusnya saat itu hanya sebagai saksi, keterkaitan tokoh kunci perusahaan dengan kasus korupsi sektor sosial menimbulkan keraguan publik terkait aspek akuntabilitas pemenang proyek di tubuh BGN.

Rencananya, motor trail listrik ini akan digunakan oleh Kepala SPPG hingga wilayah pelosok.

Namun, pemilihan jenis motor "trail" untuk distribusi makanan justru dianggap kurang tepat sasaran oleh sebagian masyarakat.

Polemik ini pun telah sampai ke telinga para pemegang kebijakan finansial, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, di tengah tuntutan publik akan transparansi pengadaan yang nilainya mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 16:33 WIB

Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?

Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:00 WIB

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:50 WIB

MBG di Persimpangan: Investasi SDM Masa Depan atau Malah Jadi Beban Fiskal?

MBG di Persimpangan: Investasi SDM Masa Depan atau Malah Jadi Beban Fiskal?

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 11:40 WIB

Terkini

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

×