Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

M Nurhadi | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
  • IHSG diproyeksikan melemah pada Senin (13/4/2026) akibat tensi geopolitik Timur Tengah serta rekor terendah Rupiah sebesar Rp17.100.
  • Pelemahan Rupiah memicu arus keluar modal asing sebesar Rp3,31 triliun dan kekhawatiran lonjakan inflasi harga minyak mentah dunia.
  • Analis merekomendasikan strategi defensif dan akumulasi bertahap pada saham blue chip seperti BBRI yang berada di area support.

Suara.com - Pasar modal Indonesia bersiap menghadapi pembukaan pekan yang penuh tantangan pada Senin (13/4/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah akibat tekanan ganda: memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) yang menyentuh rekor terendah sepanjang sejarah (all-time low).

Kondisi Rupiah yang kini berada di kisaran Rp17.100 per USD menjadi alarm bagi para pelaku pasar.

Pelemahan mata uang Garuda ini memicu kekhawatiran akan lonjakan inflasi domestik, terutama mengingat harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik akibat konflik di kawasan Teluk.

Ketidakpastian ini membuat investor cenderung bersikap defensif, namun di sisi lain, sejumlah saham blue chip seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) justru mulai masuk dalam radar rekomendasi teknikal.

Proyeksi Pasar di Tengah Ancaman Koreksi

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan catatan waspada bagi para investor. Ia menilai pergerakan indeks masih sangat rentan terhadap aksi ambil untung dan tekanan eksternal.

Menurut pantauannya, fluktuasi harga minyak mentah dunia menjadi variabel yang paling krusial karena berdampak langsung pada beban impor dan inflasi dalam negeri.

"Untuk Senin, kami memperkirakan IHSG rawan terkoreksi dengan rentang support di level 7.322 dan resistance di 7.585," ujar Herditya saat dihubungi pada Minggu (12/4/2026).

Ia menekankan bahwa kombinasi ketegangan di Timur Tengah dan fundamental ekonomi domestik menjadi ujian berat bagi ketahanan indeks.

"Investor masih mencermati perkembangan Timur Tengah dan kondisi ekonomi domestik akibat nilai tukar rupiah yang terus melemah serta kekhawatiran inflasi dari kenaikan harga minyak," jelasnya.

Senada dengan itu, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, melihat adanya potensi pergerakan campuran (mixed) dengan peluang penguatan teknikal yang sangat terbatas.

Ia menyoroti keluarnya modal asing yang cukup masif sebagai dampak dari ketidakstabilan nilai tukar.

"Tekanan rupiah terhadap USD yang berlanjut, terlebih setelah menyentuh level Rp17.100 per USD, cenderung memberikan kekhawatiran pasar pada stabilitas dalam negeri. Hal ini berdampak pada keluarnya modal asing (capital outflow) yang mencapai Rp3,31 triliun dalam sepekan terakhir," ungkap Audi.

Meski demikian, secara teknikal, indikator MACD mulai menunjukkan sinyal penguatan tren yang dibarengi dengan kenaikan Relative Strength Index (RSI) ke atas level 50, memberikan sedikit ruang bagi indeks untuk bertahan di zona hijau jika negosiasi de-eskalasi di Timur Tengah menunjukkan hasil positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458

Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:59 WIB

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I

IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:03 WIB

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:13 WIB

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:01 WIB

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB