Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Achmad Fauzi

Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
baca 10 detik
  • Di saat bursa saham Asia memerah karena kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah, IHSG berhasil berbalik arah (rebound) dan menguat sebesar 34 poin.
  •  Kepercayaan pasar terjaga berkat upaya cepat pemerintah melakukan mitigasi dampak krisis energi melalui kerja sama bilateral dengan Rusia guna menjamin ketahanan ekonomi nasional.
  • Menyusul lonjakan harga minyak dunia, analis merekomendasikan saham MEDC dengan saran BUY pada rentang harga 1.580 – 1.730.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taji pada penutupan sesi pertama perdagangan Senin, 13 April 2026. Sempat tertekan di awal pembukaan, IHSG justru berhasil berbalik arah dan parkir di zona hijau.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan, IHSG ditutup menguat 34 poin atau naik 0,46 persen ke level 7.492.

Salah satu katalis positif yang menjaga kepercayaan investor di pasar modal adalah langkah strategis pemerintah Indonesia. Upaya Presiden Prabowo Subianto yang terbang ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin dinilai menjadi angin segar.

Kunjungan tersebut bertujuan mengamankan pasokan minyak mentah guna menjamin stabilitas energi nasional. Langkah mitigasi ini dianggap krusial untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ancaman tekanan global yang kian liar.

Gagalnya kesepakatan damai memicu kekhawatiran baru setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz. Langkah berisiko ini diprediksi bakal memperparah krisis energi global dan memicu lonjakan harga minyak dunia.

Kondisi tersebut sebenarnya sempat membuat Rupiah keok terhadap Dolar AS yang kian perkasa sebagai aset safe haven. Namun, IHSG rupanya punya "benteng" sendiri untuk menahan gempuran sentimen negatif tersebut.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 21,13 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,43 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,29 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 362 saham bergerak naik, sedangkan 323 saham mengalami penurunan, dan 274 saham tidak mengalami pergerakan.

baca juga

Pada sesi pertama, saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain CITY, ATAP, WBSA, KONI, TRUK, DATA.

Sedangkan saham yang mengalami tekanan terbesar di antaranya DIVA, OPMS, SOSS, TIRT, KLIN, ANDI, APIC.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×