Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
Mantan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A].
baca 10 detik
  • BKPM & DEN matangkan regulasi Family Office Bali dengan kiblat sistem hukum Abu Dhabi.
  • Presiden Prabowo targetkan pusat finansial khusus untuk tampung pelarian modal global.
  • Pemerintah kaji penerapan 'Common Law' di Bali demi tarik minat investor kelas kakap.

Suara.com - Pemerintah terus memacu akselerasi proyek kontroversial Family Office yang direncanakan berpusat di Pulau Dewata, Bali.

Meski menuai pro-kontra terkait urgensi dan skema regulasinya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM memastikan proyek "gudang uang" orang kaya dunia ini tengah digodok serius bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang membedah aturan main agar proyek ini tidak sekadar menjadi wacana di atas kertas. Fokus utamanya adalah memastikan ekosistem tersebut benar-benar berfungsi saat diluncurkan.

"Kami berbicara dengan DEN, lagi mengkaji pembangunan family office ini, aturan-aturan apa saja, dan yang paling penting bagaimana kalau itu ada benar-benar bisa berjalan dan berfungsi. Ini sedang kita detailkan," ujar Rosan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Rosan tak menampik bahwa Indonesia tengah "mencontek" kesuksesan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), dalam mengelola dana investasi global. Model financial office di sana dianggap paling relevan untuk diterapkan di tanah air.

Tak tanggung-tanggung, koordinasi intensif dengan pihak Abu Dhabi pun telah dilakukan, terutama menyangkut penggunaan sistem hukum common law yang biasanya lebih disukai investor kakap namun kerap bersinggungan dengan tatanan hukum domestik.

"Penggunaan misalnya enclave common law dan lain-lain sedang kita kaji. Kita juga hitung berapa potensi dana yang masuk. Pembicaraan sudah cukup intens," tegasnya.

Proyek ini sejatinya bukanlah barang baru. Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa gagasan membangun Special Financial Center ini merupakan usulan lama dari Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Rabu (8/4), Prabowo menegaskan bahwa lembaga ini dirancang sebagai "sekoci" bagi modal asing yang ingin keluar dari zona konflik, khususnya di Timur Tengah, untuk mencari pelabuhan investasi yang aman.

baca juga

"Rencana kita mau bikin Special Financial Center. Kita lagi cari tempat," kata Presiden, sembari mengonfirmasi bahwa Bali tetap menjadi kandidat terkuat lokasi pusat finansial khusus tersebut.

Kini publik menanti, apakah "karpet merah" yang disiapkan pemerintah melalui sistem hukum khusus ini benar-benar akan membawa durian runtuh bagi ekonomi nasional, atau justru menciptakan eksklusivitas baru di tengah sorotan tajam publik soal kedaulatan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

News | Senin, 13 April 2026 | 16:32 WIB

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:14 WIB

Terkini

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

×