Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 07:29 WIB
Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI
Aburizal Bakrie (Suara.com/M Yasir)
  • Bakrie Capital Indonesia membeli 464,5 juta saham BIPI senilai Rp116,1 miliar pada 15 April 2026 untuk memperkuat kepemilikan.
  • Total investasi Grup Bakrie di BIPI mencapai Rp1,06 triliun guna mendukung transisi perusahaan dari batu bara ke energi terbarukan.
  • BIPI kini fokus mengembangkan proyek energi bersih seperti LNG, limbah, dan panas bumi untuk memperkuat arus kas perusahaan.

Suara.com - Grup Bakrie melalui entitas investasinya, Bakrie Capital Indonesia, terpantau semakin agresif dalam memperkuat posisinya di PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada Rabu (15/4/2026), Bakrie Capital kembali melakukan pembelian saham dalam jumlah besar untuk meningkatkan porsi kepemilikannya.

Dalam aksi korporasi terbaru ini, Bakrie Capital memborong sebanyak 464,5 juta lembar saham BIPI. Transaksi tersebut setara dengan 0,73% dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Rincian Transaksi dan Akumulasi Investasi

Pembelian saham kali ini dilakukan pada harga rata-rata Rp250 per saham, yang berarti Bakrie Capital mengucurkan dana segar sebesar Rp116,1 miliar.

Melalui transaksi ini, struktur kepemilikan langsung Bakrie Capital di BIPI mengalami kenaikan menjadi 6,73%, meningkat dari posisi sebelumnya yang berada di level 6%.

Secara historis, Bakrie Capital pertama kali masuk secara signifikan ke BIPI pada 24 Februari 2026 dengan mengakuisisi 6% saham di harga Rp248 per saham senilai Rp948 miliar.

Jika diakumulasikan, hingga pertengahan April 2026, Grup Bakrie telah menggelontorkan dana investasi total sekitar Rp1,06 triliun untuk emiten infrastruktur energi ini.

Pada penutupan perdagangan Rabu (15/4), saham BIPI sendiri merespons positif dengan penguatan 0,7% ke posisi harga Rp278.

Langkah Bakrie Capital menambah saham di BIPI dinilai sebagai sinyal dukungan terhadap transformasi agresif yang tengah dilakukan manajemen BIPI.

Saat ini, BIPI sedang dalam fase transisi dari ketergantungan pada bisnis batu bara menuju pengembangan energi terbarukan.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Juan Harahap dan Ahnaf Yassar, dalam risetnya menyebutkan bahwa BIPI kemungkinan besar akan mencari pendanaan ekuitas baru tahun ini untuk mempercepat transisi tersebut. Meskipun demikian, dalam jangka pendek, BIPI masih diuntungkan oleh bisnis batu bara yang solid.

Kenaikan harga energi global akibat dinamika geopolitik, termasuk dampak dari Perang Iran, serta peningkatan kuota rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) dari pemerintah, diprediksi akan mendorong kinerja laba positif bagi BIPI pada tahun 2026.

Perseroan telah menyusun rencana jangka menengah dan panjang untuk memperkuat arus kas melalui berbagai proyek energi bersih, di antaranya:

Gas Alam Cair (LNG): Mengembangkan fasilitas dengan kapasitas awal 2,5 mmscfd pada semester II-2026, dengan target peningkatan hingga 20 mmscfd pada 2027–2028. Rencana ekspansi juga mencakup fasilitas di Batam dan Aceh yang ditargetkan beroperasi secara komersial mulai 2029 hingga 2031.

Waste to Energy (WTE): Menjalin kemitraan dengan Danantara Indonesia melalui skema tender pemerintah, termasuk partisipasi dalam proyek pengolahan limbah di Yogyakarta berkapasitas 1.500 ton.

Energi Panas Bumi (Geotermal): Pengembangan proyek di Ponorogo, Jawa Timur, dengan kapasitas 150 Megawatt (MW) yang dijadwalkan mulai berproduksi pada 2031.

Sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem hijau, BIPI juga baru saja menuntaskan akuisisi 20% saham di unit pengolahan limbah milik PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:15 WIB

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal 'Cum Date' Dividen BRI

Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal 'Cum Date' Dividen BRI

Bri | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:56 WIB

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:13 WIB

Terkini

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:49 WIB

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:37 WIB

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:45 WIB

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:21 WIB

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:19 WIB

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:17 WIB