Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Achmad Fauzi

Rabu, 15 April 2026 | 17:15 WIB
Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi 0,68 persen ke level 7.623 pada penutupan perdagangan Rabu, 15 April 2026.
  • Pelemahan indeks dipicu oleh penurunan saham sektor infrastruktur serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
  • Konflik geopolitik global meningkatkan risiko inflasi dan beban anggaran negara akibat kenaikan harga energi serta suku bunga.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya tekoreksi setelah naik tinggi dua hari kemarin. Pada penutupan Rabu, 15 April 2026, IHSG merosot 0,68 persen ke level 7.623.

Riset Phintraco Sekuritas menyebut, sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat menguat hingga menyentuh level 7.773, namun akhirnya berbalik arah dan ditutup di zona merah.

Pelemahan terdalam tercatat pada saham sektor infrastruktur yang menjadi pemberat utama indeks.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI telah berada di area overbought dan membentuk pola death cross, yang mengindikasikan potensi koreksi lanjutan. Meski demikian, histogram MACD masih menunjukkan tren positif yang terus meningkat.

Di sisi lain, tekanan eksternal juga datang dari nilai tukar rupiah yang ditutup melemah ke level Rp 17.140 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan tipis indeks dolar Amerika Serikat.

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].

Lembaga pemeringkat S&P Global Ratings menilai bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang cukup rentan terhadap dampak konflik di Timur Tengah, terutama jika berlangsung berkepanjangan.

Kenaikan harga energi akibat konflik berpotensi membebani anggaran negara melalui peningkatan subsidi, sekaligus memperlebar defisit transaksi berjalan akibat mahalnya impor minyak.

Selain itu, risiko inflasi yang meningkat dinilai dapat mendorong kenaikan suku bunga, yang pada akhirnya akan meningkatkan biaya pinjaman pemerintah.

Dari sisi global, kebijakan Amerika Serikat yang memblokade Selat Hormuz turut memperkeruh tensi geopolitik. Langkah ini memberikan tekanan tambahan bagi negara-negara seperti Tiongkok dan India yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan energi dari kawasan tersebut.

Situasi tersebut juga berpotensi mengganggu hubungan bilateral antara AS dan Tiongkok, terutama menjelang rencana pertemuan Presiden Donald Trump dengan Presiden Xi Jinping pada pertengahan Mei mendatang. Ketidakpastian ini menambah sentimen negatif di pasar global.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 48,63 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 22,55 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,12 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 411 saham bergerak naik, sedangkan 297 saham mengalami penurunan, dan 251 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, SDMU, BIPP, DEFI, PSDN, ASHA, WBSA, RONY, ASLI.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, KONI, MSIN, SRAJ, BAPA, ARKO, LMAX, CITY, UNSP.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:56 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB